Senin, 05 Maret 2012

WASPADA TERHADAP PENIPUAN LEWAT SMS HANDPHONE

Waspada terhadap penipuan lewat SMS Handphone. Semarang. Waspada terhadap penipuan dan jangan mudah percaya ketika menerima telepon dari seseorang yang mengaku saudara. Jika tak waspada, Anda bisa tertipu seperti yang dialami oleh Imam Suyudi umur 22 tahun, warga dari Pandean Lamper, Gayamsari Semarang. Imam jadi korban penipuan pulsa yang beberapa waktu lalu populer dengan istilah " mama minta pulsa ". Dalam percakapan itu, Andik mengatakan sedang mendapat menghadapi masalah rumit. " Dia bilang mendapat masalah dan sedang disandera oleh sekelompok orang. Ia meminta tolong saya untuk mengirimkan sejumlah pulsa ke sebuah nomor handphone", ungkapnya. Imam tertipu oleh seseorang pria yang mengaku sebagai Andik, kakaknya yang bekerja di Jakarta. Menurut Imam sekitar seminggu lalu ia menerima telepon dari seorang pria yang mengaku sebagai Andik, Seusai menutup handphone, Imam bergegas menuju konter penjualan pulsa di Jalan Badak Raya Semarang. Ia kemudian membeli dan mentransfer pulsa ratusan ribu ke nomor yang disebutkan si penelpon. Selanjutnya, Imam kembali ditelepon oleh Andik gadungan. Lagi-lagi, penelpon meminta Imam untuk kembali mentrasfer pulsa dengan dalih masih disandera. Penjaga konter pulsa yang bernama Sherin dan Fitri, telah memperingatkan Imam tentang modus penipuan mama minta pulsa. " Entah kenapa saya percaya saja kepada sipenelpon, selama sekitarseminggu saya mentrasfer pulsa beberapa kali ke sedikitnya tiga nomor handphone ",ungkap petugas satpam di sebuah pusat perbelanjaan ", unjarnya satpam disebuah pusat perbelanjaannya. Nilai pulsa yang telah diisikan ke nomor Andik gadungan mencapai sekitar 7,3 juta. Setelah sempat mengabaikan peringatan itu, Imam akhirnya mulai percaya. " Saya kemudian mengecek ke kerabat di Jakarta. Kemudian kakak saya menelpon dan memberi tahu dirinya baik-baik saja. Kakak saya juga menyatakan tidak pernah meminta pulsa ?", ungkapnya Imam di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Polrestabes Semarang. Berbekal sejumlah buku pengiriman pulsa dan kedua penjaga conter pulsa. Imam. Imam melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian. Hingga semalam. penipuan ini masih diselidiki oleh setreskrim Polrestabes Semarang. ( Nicolas Andu )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar