INDENPRES MEDIA ISTANA

Monday, 27 July 2020

Kadis Pendidikan Sidrap Akhirnya Ditahan Polda Sulsel.

MAKASSAR, ( INDENPERS-MEDIA )----Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel, akhirnya menahan Kadis Pendidikan Sidrap, H Syahrul Syam terkait Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Pendidikan Sidrap, akhir Desember 2019 lalu.

Syahrul Syam yang juga Ketua PGRI Sidrap langsung ditahan penyidik, setelah memenuhi panggilan kedua Senin (27/7/2020).

"Yang bersangkutan memenuhi pemanggilan kedua. Ini sudah datang, dan akan kita tahan," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol. Augustinus Berlianto Pangaribuan, via Whatsap, Senin (27/7/2020).

Syahrul Syam ditahan setelah diterapkan sebagai tersangka
bersama 2 tersangka lain, Ahmad dan Neldayanti, yang sudah ditahan, sejak Kamis pekan lalu.

Ketiga tersangka, diduga kuat terlibat dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK). Kasus itu berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Para tersangka, diduga melakukan pemotongan dana DAK Fisik Pendidikan Rp200 miliar, SD dan SMP di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, Sulsel tahun 2019. (RZ/WK)**

Sunday, 26 July 2020

Soal Gaji ke-13 PNS, Sri Mulyani: Saya Nggak Dapat. Tanggal Berapa Dicairkan ?

Jakarta, ( INDENPERS-MEDIA )---Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah mengumumkan, pada Agustus 2020 mendatang Aparatur Sipil Negara atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mendapatkan gaji ke-13. Sayangnya, gaji ke-13 tidak akan masuk ke kantong Sri Mulyani.

Bendahara Keuangan Negara tersebut menyampaikan langsung kepada awak media saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, belum lama ini.

Selama ini, pemberian gaji ke-13 mengacu pada dua regulasi, Pertama, PP Nomor 35 Tahun 2019 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga Belas kepada PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.

Kedua yaitu PP Nomor 38 Tahun 2019 tentang Pemberian Penghasilan Ketiga Belas Kepada Pimpinan dan Pegawai non-PNS pada Lembaga non-Struktural. Kedua aturan inilah yang akan diubah sebelum gaji ke-13 cair.

Kendati demikian, pemberian gaji ke-13 bagi PNS memang hanya akan diberikan kepada PNS dengan golongan Eselon III ke bawah. Sri Mulyani sebagai pejabat negara, tentu tidak bisa menerimanya.

"Iya, tidak dapat [Gaji ke-13]," ujar Sri Mulyani sambil tertawa.

Sebelumnya, Sri Mulyani telah mengumumkan, bawah pemberian gaji ke-13 PNS dimasukkan dalam program stimulus perekonomian di tengah Pandemi Covid-19.

Adapun anggaran gaji ke-13 yakni sebesar Rp 28,5 triliun dan akan dicairkan pada Agustus 2020 mendatang. Komponen gaji ke-13 yang diterima para abdi negara meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 15/2019 tentang gaji PNS, gaji yang diterima PNS dikategorikan dengan beberapa golongan. Dari yang masa kerja terendah, hingga masa kerja tertinggi.

Untuk PNS golongan I masa kerja 0 tahun, menerima gaji Rp 1,56 juta per bulan. Sementara PNS golongan IV masa kerja 32 tahun, menerima gaji hingga Rp 5,9 juta. ( RZ/WK )***

Jokowi, Bantuan Modal Kerja Rp2,4 Juta dan 'Es Kehausan'.

Jakarta, ( INDENPERS-MEDIA )----Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membagikan bantuan modal kerja kepada para pedagang mikro dan kecil (UMK) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Setelah dalam acara pembagian sebelumnya Jokowi sempat diteriaki oleh pedagang UMK, kali ini ada sebuah cerita lain. Kepala negara ingin merasakan sensasi dari produk pedagang yang diberi nama "Es Kehausan".

Mulanya, Jokowi sempat bertanya kepada salah satu pedagang. "Bapak [jual apa]?," kata Jokowi sambil menunjuk pedagang tersebut,

Pedagang tersebut lantas menjawab bahwa ia berjualan es. Percakapan kembali dilanjutkan saat Jokowi bertanya mengenai perbandingan omzet yang diperoleh pedagang es sebelum dan sesudah pandemi.

Pedagang tersebut mengaku bisa memperoleh omzet Rp 900 ribu sampai dengan Rp 1 juta per hari sebeum pandemi. Kini, keuntungan yang diraup turun drastis karena cuma mencapai Rp 300 ribu per hari.

"Sepertiga ya. Ya itu, hampir semua mirip-mirip seperti itu," kata Jokowi merespons pernyataan tersebut.

"Memangnya es apa sih," tanya Jokowi.

Pedagang itu menjawab "Es Kehausan". Jokowi kemudian tertarik untuk mencicipi "Es Kehauan" yang dijual belikan pedagang tersebut.

"Bagus banget namanya. Es-nya di bawa ke sini ndak? Oh ndak, saya pikir di bawa. Saya mau ambil satu," kata Jokowi.

Tak ingin Jokowi kecewa, pedagang tersebut menjanjikan akan mengirimkan es tersebut secara gratis kepada Presiden. Lantas, apa kata Jokowi?

"Gak boleh kalau ngirim gratis. Saya pasti harus bayar. Orang usaha gitu jangan kebanyakan gratisan," jelasnya.

Dalam pertemuan ini Jokowi pun memberikan semangat kepada para pedagang agar tetap bersyukur di tengah situasi sulit. Dengan bantuan senilai Rp 2,4 juta, diharapkan mereka bisa bekerja lebih keras untuk memperbaiki ekonominya.

"Kita masih patut bersyukur pada Allah karena ini cobaan yang harus kita hadapi dengan bekerja lebih keras lagi. Jangan ada kata menyerah," ujar Jokowi. ( RZ/WK )***


Tiga Menteri Dukung Gubernur Arinal Lakukan Percepatan Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Bakauheni.

LAMPUNG SELATAN ( INDENPERS-MEDIA )---Tiga Menteri Kabinet Indonesia Maju mendukung Gubernur Lampung Arinal Djunaudi melakukan percepatan pembangunan Wisata Terpadu Bakauheni, setelah turun langsung ke Bakauheni Lampung Selatan, baru-baru ini.

Ketiga Menteri tersebut yaitu Menteri BUMN Erick Thohir. Menteri Pariwisata Wishnutama dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Kedatangan Ketiga Menteri di Provinsi Lampung, disambut langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Dermaga Eksekutif Bakauheni, Lampung Selatan dan melakukan pembicaraan di Menara Siger.

Menteri BUMN Erick Thohir. menjelaskan bahwa kunjungan dirinya bersama Menteri Pariwisata dan Menteri Perhubungan merupakan wujud komitmen Pemerintah Pusat kepada Daerah.

"Kami bertiga hadir di sini merupakan wujud komitmen Pemerintah Pusat kepada Daerah. Dan sangat jarang suatu daerah dikunjungi sampai tiga Menteri," jelas Erick Thohir.

Terkait pembangunan Wisata Terpadu Bakauheni, Erick Thohir, menuturkan bahwa tidak harus menunggu sampai 2024, karena itu terlalu lama.

"Kita tidak perlu menunggu sampai 2024 dan menyelesaikan seluruhnya secara komplit. Tapi bisa memulainya secara bertahap," jelasnya.

Erick Thohir menuturkan bahwa sangat penting mendorong pariwisata lokal terlebih dalam kondisi Covid-19 yang terjadi. Apalagi mengingat booking hotel dan tiket pesawat banyak dipesan oleh wisata lokal.

"Untuk itu, ini akan kita coba maping, kalau bisa lebih cepat. Dan saya yakin dengan infrastruktur yang sudah ada, terlebih ada Jalan Tol Trans Sumatera Lampung. Dan kalau kita ambil 10 persennya saja yang melintasi Lampung, maka akan ada 2 juta yang akan berkunjung ke sini," ujar Menteri BUMN Erick Thohir.

Hal serupa disampaikan Menteri Pariwisata Wishnutama, bahwa dirinya sangat mendukung pemikiran Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Dirut ASDP terkait pembangunan wisata terpadu bakauheni.

"Mari kita dukung pemikiran pak Gubernur dan Dirut ASDP. ini akan kita dukung agar dapat dilakukan dalam waktu dekat dan tidak terlalu lama," jelas Wishnutama.

Ia menuturkan bahwa dirinya baru pertama kali ke Lampung, Dan ini sangat luar biasa. "Terus terang saya kaget, dan ini luar biasa. Ada yang dekat dengan Jakarta, hanya sejam sampai Lampung. Ada tempat segini bagusnya, tapi kok gak digarap," tambahnya.

Wishnutama melanjutkan bahwa Lampung memiliki potensi yang sangat luar biasa, dan dekat. "Datang ke sini membuat saya semangat melihat potensi yang ada, kita tidak usah menunggu sampai 2024, tapi memulai apa yang bisa kita garap dahulu, seperti hotel dan lainnya," ujarnya.

Menurut Wishnutama dirinya bahagia berada di Lampung. "Lautnya indah warna toska, Dan bahagia melihat Pak Gubernur yang sangat semangat memajukan daerahnya," ujar Wishnutama.

Sedangkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan Lampung menjadi tempat yang sangat familiar bagi dirinya.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Arinal, Lampung akan maju," ujar Menhub Budi Karya Sumadi.

Terkait wisata terpadu Bakauheni, Menhub Budi menuturkan harus ada keterbukaan seperti kata Pak Erick Thohir.

"Jangan pikirkan harus keluar banyak, kita undang saja stakeholder terkait. Saya komitmen pariwisata harus kita support. Jadi tidak perlu menunggu sampai 2024," tambah Menhub Budi Karya Sumadi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang turut mendampingi kunjungan kerja 3 (tiga) Menteri, menjelaskan bahwa Lampung memiliki potensi pariwisata yang sangat besar.

"Tidak bisa dipungkiri dengan adanya jalan tol, semua masyarakat sangat menggemari perjalanan lewat darat. Oleh karena itu, ini memang sudah kita design beberapa waktu yang lalu," jelasnya.

Gubernur Arinal menjelaskan Wisata terpadu Bakauheni akan terhubung dengan Gunung Anak Krakatau, Kiluan, dan Pulau Pahawang.

"Dengan adanya konsep dari ASDP, HK, ITDC, dan Pemda, ini memberikan potensi yang cukup baik. Karena setiap tahun banyak masyarakat yang melintasi Lampung, baik dari sumatera ke jawa, atau sebaliknya. Ketika mereka kembali, maka mereka akan bermalam disini," Jelas Gubernur Arinal.

Gubernur mengatakan wisata terpadu Bakauheni salah satu yang dilaporkannya kepada Presiden. "Waktu beliau Gubernur, beliau pernah ke sini. Dan teruskan menurut beliau. Ini sangat menjanjikan, dan saya sangat bangga ketiga Menteri datang kesini," tambah Gubernur.

Sementara itu, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi, menambahkan bahwa sejak ada Jalan Tol Trans Sumatera telah mempermudah masyarakat untuk ke Lampung. Untuk itu, ASDP, HK, dan ITDC melakukan diskusi sangat intensif terkait membangun daerah ini.

"Dalam satu tahun di 2019, hampir 23 juta orang lewat. Kalau kita ambil 10 Persennya yang mampir, maka akan ada 2 juta orang yang kesini. Oleh karenanya diperlukan perencanaan dan visi yang baik," tuturnya.

Di Wisata Terpadu Bakauheni ini, lanjut Ira, Menara Siger akan menjadi ikon yang dipercantik dan akan menjadi Museum Krakatau.

"Kita akan sama-sama garap, di sini akan ada hotel berbintang dan lainnya," ujarnya. (SA/RZ/WK )*

7 Insentif Pemerintah untuk Industri Media.

Jakarta, ( INDENPERS-MEDIA )----Pemerintah menjamin industri media akan mendapatkan insentif, yakni berupa pengapusan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi kertas koran.

Hal itu diputuskan oleh pemerintah dan perwakilan asosiasi media massa di tanah air, baru-baru ini. Diketahui rapat itu dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Ketua Dewan Pers Mohammad NUH, dan sejumlah perwakilan asosiasi media massa nasional.

seperti yang sebelumnya telah dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak Agustus 2019 silam.

Baca: Lha Gimana? Insentif Gaji Bebas Pajak Belum Direalisasikan

"Peraturan Menteri Keuangan yang menjadi peraturan pelaksana Perpres No. 72 Tahun 2020, akan ditegaskan bahwa PPN terhadap bahan baku media cetak menjadi tanggungan Pemerintah," tulis isi pertemuan tersebut.

Kedua, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan berupaya melakukan penundaan atau penangguhan beban listirk bagi industri media.

Ketiga, pemerintah juga akan menangguhkan kontribusi BPJS Ketenagakerjaan selama 12 bulan untuk industri pers dan industri lainnya lewat Keppres.

Keempat, Pemerintah akan mendiskusikan dengan BPJS Kesehatan terkait penangguhan pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi pekerja media.

Kelima, Pemerintah memberikan keringanan cicilan Pajak Korporasi di masa pandemi dari yang semula turun 30% menjadi turun 50%.

Keenam, Pemerintah membebaskan pajak penghasilan (PPh) karyawan yang berpenghasilan hingga Rp 200 juta per bulan.

Ketujuh, Pemerintah akan menginstruksikan semua kementerian agar mengalihkan anggaran belanja iklan mereka, terutama Iklan Layanan Masyarakat, kepada media lokal.

"Dewan Pers meyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian yang tinggi terhadap nasib dan keberlangsungan pers sebagai pilar keempat demokrasi. Sebagai bagian dari komponen bangsa, pers nasional mendukung upaya pemerintah dalam menangani pandemi covid-19," ujar Ketua Dewan Pers M. NUH. ( RZ/WK )****

Hasil Tes Swab, Jokowi Negatif Covid-19.

Jakarta, ( INDENPERS-MEDIA)----Presiden RI Joko Widodo baru-baru ini melakukan tes swab setelah bertemu Wakil Wali Kota Solo yang dinyatakan positif corona. Jokowi menyampaikan jika hasil tes swab sudah keluar dan hasilnya negatif.

Ia menyampaikan hal tersebut baru-baruini selepas berolahraga dengan mengayuh sepeda di area Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. "Tadi malam sudah keluar hasil tes swab-nya. Alhamdulillah negatif. Ibu (Iriana) juga negatif," tuturnya.

Ia menyebut bahwa kondisinya dalam keadaan prima dan sehat. "Alhamdulillah sehat-sehat saja. Pagi hari ini saya berolahraga, bersepeda, agar badan lebih sehat lagi sehingga imunitas tubuh menjadi lebih baik," ujarnya.

Jokowi mengingatkan agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi yang melanda di setidaknya 215 negara. Perilaku disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan turut berperan penting dalam mempercepat penanganan pandemi oleh pemerintah.

"Saya berulang-berulang mengajak masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin, makan makanan yang bergizi, jangan lupa pakai masker, cuci tangan sehabis aktivitas, jangan masuk ke dalam kerumunan, dan jaga jarak. Itu yang paling penting harus kita jaga terus," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo positif terjangkit virus corona. Purnomo sempat melakukan pertemuan khusus kepada Jokowi menjelang pengumuman Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon Wali Kota Solo 2020.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan setiap menemui tamu presiden selalu menerapkan protokol kesehatan. "Setiap tamu masuk Istana harus rapid tes. Bapak Presiden dan perangkat secara rutin melakukan swab test," kata Heru melalui pesan singkatnya, baru-baru ini.

Khusus kasus yang menimpa Purnomo, Ia menegaskan bahwa Presiden Jokowi akan segera melakukan tes swab lebih cepat dari biasanya. Namun sejauh ini, kondisi kepala negara masih sehat."Jadwal bapak presiden memang hari ini jadwal tes kesehatan rutin," ujar Heru.
(RZ/WK)***

Saturday, 25 July 2020

Terawan Berkantor di Jawa Tengah Weekend ini, Ada Apa?.

Jakarta, ( INDENPERS_MEDIA )---Menteri Kesehatan Letnan Jenderal TNI (Purn) dr. Terawan Agus Putranto berencana berkantor di Jawa Tengah pada akhir pekan ini. Rencana itu diungkapkan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kepada wartawan di rumah dinas gubernur Jateng, baru-baru ini.

"Tadi izin (Menkes Terawan) ke saya bahwa beliau mau berkantor di sini untuk weekend ini. Mungkin ingin membantu kita dan saya sangat senang karena kemarin sore kita rakor dengan satgas yang ada di pusat dan kita menjelaskan kondisi yang ada," kata Ganjar.

"Mudah-mudahan nanti teman-teman yang ada di Jawa Tengah semua akan bisa menyampaikan persoalan-persoalannya sehingga nanti apa yang menjadi view dari pusat tentang Jateng bisa dijelaskan dengan baik," lanjutnya.

Sebelumnya, Terawan menyerahkan santunan kepada ahli waris tiga tenaga medis yang meninggal dalam penanganan Covid-19 di RS Tentara Semarang hari ini. Terawan menjelaskan santunan itu merupakan bentuk penghargaan kepada para tenaga medis yang meninggal dalam perjuangannya melawan COVID-19. Untuk diketahui tiga ahli waris hari ini menerima masing-masing Rp 300 juta.

"Selain santunan kami berikan tanda penghargaan ke pahlawan kesehatan atas dedikasinya menangani COVID-19, kami juga sampaikan langsung insentif," kata Terawan.

Usai acara tersebut, Terawan menuju kantor Dinkes Jawa Tengah. Setelah beberapa lama, ia keluar dan membenarkan akan berkantor di Jateng.

"Saya mau ngecek, maunya ada di sini, lihat situasi. Saya terus berdiskusi dengan kepala dinas," kata Terawan di kantor Dinkes Jateng.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Jumat (24/7/2020), Jawa Tengah hari ini melaporkan penambahan 124 kasus baru konfirmasi positif Covid-19. Dengan demikian, total kasus mencapai 8.145. ( RZ/WK )***