INDENPRES MEDIA ISTANA

Saturday, 1 May 2021

KETUA KAMPUD OKO Timur Kawal Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Martapura.


INDENPERS MEDIA ISTANA, Oku Timur------Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) Kabupaten OKU Timur, Muhammad Obrin, S.Sos turut mendampingi Kegiatan Operasi dan inpeksi mendadak (Sidak) dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan yang terus rutin dilaksanakan oleh Polri dan Pemerintah melalui Kapolsek Kota Martapura, Kompol Alpentoni, SH, Camat Kota Martapura, Herlius, S.Sos, M.M, Pjs. Kepala Desa Tanjung Kemala, Edi Jonson, SE dan Babinsa baru- baru ini. 

Turut mendampingi  Ketua DPD KAMPUD OKU Timur, Bahori sebagai Sekretaris DPD KAMPUD OKU Timur. Sidak kali ini dipusatkan ke sejumlah tempat keramaian kota seperti di Cafe-cafe yang menjadi sasaran sidak. 

Dalam kegiatan operasi dan sidak penegekan disiplin protokol kesehatan tersebut masih didapati warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan tidak memakai masker. 

Ketua DPD KAMPUD OKU Timur, Muhammad Obrin, S.Sos, menuturkan  bahwa penindakan bagi pelanggar disiplin protokol kesehatan saat ini masih diberikan imbauan dan bagi warga yang terjaring tidak memakai masker petugas gabungan langsung menegur dan memberikan sanksi berupa straf. 

"Dalam memutus rantai penyebaran wabah Covid-19 yang telah menjadi pandemi di seluruh penjuru Indonesia, maka KAMPUD memiliki kewajiban juga turut mengawal agenda disipilin penegakan protokol kesehatan bersama Kapolsek Kota Martapura dan anggota, Camat Kota Martapura dan anggota serta Pjs, Kepala Desa Tanjung Kemala dan Babinsa", ucap Obrin. 

Sambung Dia, "bagi warga yang terjaring tidak mengenakan masker oleh petugas langsung ditegur dan diberikan sanksi berupa straf", imbuh aktivis muda ini.

Hal senada juga dikatakan oleh Sekretaris DPD KAMPUD OKU Timur, Bahori, selama pandemi Covid-19 masyarakat harus turut memberikan kontribusi positif kepada Pemerintah. 

"DPD KAMPUD, bekerjasama dengan Kepolisiaan, TNI dan instansi terkait lainnya akan terus memantau penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat yang berada di Kota Martapura dan Kabupaten OKU Timur", demikian tandas Bahori. ( Sa/RZ/WK)***

Gibran Walikota Solo Ancam Lurah dan Linmas yang Tarik Pungli.


INDENPERS MEDIA ISTANA, SOLO-------Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengancam akan mencopot oknum lurah dan linmas yang diduga melakukan pemungutan liar (pungli). Mereka diduga melakukan praktik pungutan liar dengan modus pembayaran zakat melalui linmas.

Gibran menjelaskan linmas yang bersangkutan mengedarkan pungutan berkedok zakat pada warga Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon. Linmas tersebut melakukan pungli dengan menyertakan surat yang ditanda tangani oleh Lurah Gajahan.

”Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang kurang nyaman ini, terutama pada warga Gajahan,” kata Gibran melalui siaran pers yang disampaikan melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp, Sabtu (1/5).

Ia menjelaskan kasus ini sudah ditangani oleh Pemkot Solo. Saat ini uang yang terkumpul dari pungli tersebut sebesar Rp11,5 juta.

”Uang yang terkumpul akan segera kami kembalikan,” katanya.

Gibran telah menginstruksikan pada Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) untuk melakukan pemeriksaan. Jika memang terbukti bersalah, oknum yang bersangkutan akan dijatuhi sanksi sesuai dengan kesalahannya.

”Jika terbukti bersalah akan langsung saya copot,” katanya.

Dia juga akan menyelidiki apakah kasus serupa terjadi di kelurahan lainnya atau tidak. ”Akan segera kami cek lagi ke kelurahan lain apakah ada kasus serupa atau tidak,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani, membenarkan adanya kasus ini. Namun semua harus melalui proses pemeriksaan dan pembinaan dari tim kepegawaian.

”Belum (dicopot). Kayak nyopot klambi wae (seperti mencopot baju saja). Nanti ada tim yang memeriksa,” jelasnya.

Saat ini, status lurah yang bersangkutan masih aktif. Ahyani mengatakan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebab dalam surat tersebut Lurah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) turut tanda tangan.

"Iya, mereka ikut tanda tangan,” ucapnya.(RZ/ WK)****

Menag Yaqut Bertemu Megawati Bahas Soal Kebangsaan.


INDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA--------Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pertemuan yang dilakukan di kediaman Megawati membicarakan banyak hal salah satunya soal kebangsaan.

Tidak hanya Yaqut, hadir juga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi dan Katib Aam PBNU Yahya C Staquf dalam pertemuan yang berlangsung, baru- baru ini.

"Bu Mega dengan asam garam pengalamannya menceritakan bagaimana dinamika bernegara sejak Bung Karno hingga situasi kontemporer. Berjam-jam pun hanya terasa sebentar. Pengalaman memang guru terbaik. Terima kasih Bu," kata Yaqut.

Dia mengatakan Indonesia yang memiliki keragaman harus dijaga. Tidak hanya itu dia juga menilai tidak ada yang sebanding untuk menggantinya.

"Indonesia yang kaya dengan keragaman ini harus dijaga bersama. Tidak ada sesuatu pun yang sebanding untuk menggantinya," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui tidak hanya Yaqut salah satu Menteri Kabinet Indonesia Maju yang telah bertemu Mega. Mendikbud Ristek Nadiem Makariem pun sempat menemui Presiden ke-5.( RZ/WK )****

Sri Mulyani Cairkan Gaji ke 13 PNS pada Bulan Juni. Untuk Pensiunan Kapan? Jangan Janji- Janji Saja.


INDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA------Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan mencairkan gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) pada Juni 2021 mendatang. Jumlah yang akan diterima akan meliputi gaji pokok dan tunjangan melekat.

“Dengan hal ini kita harapkan keseluruhan ASN, TNI, Polri dan seluruh ASN di daerah tetap fokus menjalankan tugas-tugasnya secara penuh dedikasi dan tetap merawat dan menjaga Indonesia serta terus memberikan empati dan simpatinya bagi masyarakat yang dalam tahun ini sebagian besar belum pulih dari kondisi Covid-19,” kata Sri Mulyani dalam keterangannya baru-baru ini.

Sementara untuk pemberian Tunjangan Hari Raya atau THR, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, penyalurannya akan diterima setelah H-10 hingga H-5 sebelum Idul Fitri. Hal tersebut sesuai dengan yang tertulis dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2021 yang mengatur tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) untuk aparatur negara, CPNS, TNI, Polri dan pejabat negara lainnya.

“Oleh karena itu untuk tahun 2021 pemerintah memutuskan pemberian THR dilakukan seperti pada tahun 2020 yaitu dalam bentuk gaji pokok dan tunjangan melekat,” ujarnya.

Sri Mulyani menuturkan, keputusan tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah dalam membantu pemulihan Covid-19 dan penggunaan anggaran untuk memulihkan ekonomi. Adanya sektor yang belum dianggarkan menjadi alasan pemerintah untuk melakukan perubahan skema dalam alokasi anggaran untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Yaitu untuk program Prakerja yang tadi saya sampaikan. Yang tadinya Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun, subsidi kuota internet juga diberikan di tahun 2021 yang tadinya juga belum ada anggarannya, selain itu juga bantuan produktif UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), serta tambahan imbal jasa penjaminan UMKM yang sekarang ini jumlah kredit yang dikucurkan sebesar Rp60,8 triliun,” ujarnya.

Sementara untuk jumlah yang anggaran yang sudah disiapkan oleh pemerintah untuk pemberian THR ASN, TNI, Polri dan pensiunan sebesar Rp7 triliun. Kemudian untuk ASN daerah dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K, sebesar Rp14,8 triliun, dan untuk pensiunan kucuran yang diberikan sebesar Rp9 triliun.(RZ/WK)****

Ucapkan Selamat Hari Buruh, Jokowi: Buruh Aset Besar Bangsa Kita.


INDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA--------Presiden Joko Widodo menyampaikan selamat Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Sabtu (1/5/2021) melalui akun media sosialnya.

Dalam unggahannya itu, Jokowi menyebut Hari Buruh Internasional bukan sekadar memperingati momentum di masa lalu.

Ia mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional juga merupakan bentuk penghormatan kepada para pekerja yang telah menggerakan ekonomi.

"Hari Buruh Internasional dirayakan bukan sekadar untuk memperingati sebuah momentum di masa lalu, tapi kita memberi penghormatan atas karya dan ketekunan para pekerja yang menggerakkan ekonomi dan dunia usaha," kata Jokowi, Sabtu.

Jokowi juga menyebut buruh sebagai aset besar bangsa Indonesia.

Dalam unggahan terebut, Jokowi juga menyertakan sebuah gambar yang menggambarkan para pekerja dari berbagai sektor.( RZ/WK )****

Sejumlah Buruh Diamankan Dekat Istana Negara, Jerit Tangis Wanita: Itu Suami saya, pak.


INDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA----------GAMBIR - Pihak kepolisian mengamankan sejumlah buruh saat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021).

Pihak kepolisian mengamankan buruh saat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Di sisi lain, seorang wanita mengejar pria buruh yang diamankan oleh polisi.

Wanita itu menangis histeris sambil berkata yang diamankan itu merupakan suaminya.

"Itu suami saya, pak. Jangan dibawa," teriak wanita berkerudung kuning tersebut, sambil memanjangkan tangannya ke depan.(RZ/WK)****

May Day, Mahfud MD Harap Terjadi Hubungan Harmonis Buruh, Pemerintah dan Pengusaha.


INDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA--------Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengucapkan selamat Hari Buruh (May Day) yang diperingati setiap tanggal 1 Mei.

Mahfud berharap, pada May Day kali ini dapat tercipta keseimbangan dan hubungan yang harmonis antara buruh, pengusaha dan pemerintah.

Hal itu sebagaimana diungkapkannya melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd.

"Selamat Hari Buruh, May Day, 1 Mei. Kita berharap agar terjadi keseimbangan dan hubungan yang harmonis serta saling menghormati hak dan kewajiban antara buruh, pengusaha, dan pemerintah," kicau @mohmahfudmd

Menurutnya, Indonesia dibangun sebagai negara kesejahteraan (welfare state) dan bersungguh-sungguh untuk hal tersebut.

Sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan pada hari ini kan ada 50 ribu buruh bersama unsur mahasiswa yang turun memperingati May Day.

Menurut Said Iqbal, aksi ini melibatkan 50 ribu buruh, yang tersebar di 24 provinsi, 200 kabupaten/kota dan di 3.000 pabrik.

"Untuk di tingkat nasional, aksi akan dipusatkan di Istana dan Gedung Mahkamah Konsultasi," kata Said Iqbal.

Ucapkan Selamat Hari Buruh, Jokowi: Buruh Aset Besar Bangsa Kita

Said Iqbal meminta tidak ada larangan terhadap massa buruh yang hendak melakukan aksi May Day

Adapun tuntutan yang akan disuarakan kaum buruh dalam May Day ada dua. Pertama, cabut/batalkan omnibus law UU Cipta Kerja. Buruh meminta Hakim Mahkamah Konstitusi memenangkan uji formil dan uji materiil yang diajukan buruh. Isu kedua,berlakukan UMSK 2021.( RZ/WK)**