INDENPRES MEDIA ISTANA

Tuesday, 30 March 2021

Airlangga Mau Bawa Ekonomi RI ' Lompat ' Lima Persen.


INDENPERS MEDIA----Setelah 2020 yang... ya begitu lah, 2021 tentu membawa harapan baru. Peluang kebangkitan ekonomi Indonesia terbuka lebar, yang kompak digemakan oleh lembaga-lembaga internasional.

Tahun lalu boleh dibilang adalah periode terkelam dalam perekonomian Indonesia sejak krisis multi-dimensi 1997-1998 yang dikenal dengan sebutan krisis moneter alias krismon. Pada 2020, Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh negatif atau terkontraksi 2,07%. Ini adalah pencapaian terendah sejak 1998.

Kalau krisis 1998 berpusat di sektor keuangan, kali ini berbeda. Adalah pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) yang menjadi biang keladi. Berawal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China, virus ini menyebar ke lebih dari 200 negara dan teritori. Ratusan juta orang jatuh sakit dan jutaan di antaranya meninggal dunia.

Per 28 Maret 2021, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan jumlah pasien positif corona di seluruh negara adalah 126.359.540 orang. Bertambah 565.997 orang dari hari sebelumnya.

Dalam 14 hari terakhir (15-28 Maret 2021), rata-rata penambahan pasien baru adalah 508.187 orang per hari. Jauh lebih tinggi dibandingkan rerata 14 hari sebelumnya yaitu 414.792 orang setiap harinya.

Korban jiwa juga semakin bertambah. Per 28 Maret 2021, pasien meninggal akibat virus corona di seluruh negara berjumlah 2.769.473 orang. Bertambah 9.997 orang dari hari sebelumnya.

Selama dua pekan terakhir, rata-rata pasien tutup usia bertambah 8.918 orang per hari. Naik dibandingkan rerata 14 hari sebelumnya yaitu 8.572 orang per hari.

Di Indonesia, pagebluk virus corona pun masih membayangi. Per 28 Maret 2021, Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah pasien positif corona di Tanah Air adalah 1.496.085 orang. Bertambah 4.083 orang dari hari sebelumnya.

Selama 14 hari terakhir, rata-rata tambahan pasien positif tercatat 5.474 orang per hari. Melandai dibandingkan rerata 14 hari sebelumnya yaitu 6.059 orang per hari.

Sedangkan jumlah pasien meninggal akibat virus corona di Indonesia per 28 Maret 2021 adalah 40.449 orang. Bertambah 85 orang dari hari sebelumnya.

Dalam dua pekan terakhir, rata-rata penambahan pasien positif adalah 145 orang per hari. Turun dibandingkan rata-rata dua minggu sebelumnya yakni 161 orang setiap harinya.

Satu nyawa tidak ternilai harganya. Satu orang meninggal sudah terlalu banyak...(RZ/WK)***

Blak-Blakan Buwas Soal Heboh Impor Beras Hingga Titah Jokowi.


Foto: Ilustrasi Budi Waseso.

INDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA------Direktur Utama Bulog Budi Waseso memberikan pernyataan pers perihal polemik impor beras yang mengemuka belakangan.

Salah satu penjelasan Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, berkaitan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut sudah tiga tahun Indonesia tidak mengimpor beras.

Seperti diketahui, pernyataan Jokowi menuai pro dan kontra mengingat ada catatan importasi beras di Badan Pusat Statistik (BPS) dalam tiga tahun belakangan.

"Memang Bulog tiga tahun ini tidak pernah impor, kalau ada valuasi data dari BPS ada beras masuk itu beras khusus, itu hanya untuk kebutuhan hotel dan restoran yang bersifat khusus," ujar Buwas, baru- baru ini.

Oleh karena itu, dia menegaskan tidak ada beras impor umum dari negara lain yang masuk ke Indonesia.

Sebaliknya, Ia mengklaim Bulog terus menyerap beras petani di dalam negeri pada masa panen hingga berakhir Mei 2021. Saat ini, beras petani yang sudah dibeli Bulog sedikitnya 200 ribu ton yang akan terus bertambah, dengan serapan rata-rata 10.000 ton per hari.

"Serapan kita diakhiri sampai Juni artinya prediksi panen terakhir Mei, tapi Juni masih ada sisa panen dari Mei. Karena itu presiden sampaikan Bulog akan terus menyerap," kata Buwas.

Setelah menyerap, Bulog juga harus menyalurkan demi menghindari beras turun mutu. Salah satu caranya dengan ekspor. Buwas mengungkapkan sudah ada pembicaraan dengan negara lain terkait rencana ekspor beras.

"Rencana program saya ke depan bukan hanya untuk kebutuhan dalam negeri, saya punya keyakinan kita bisa ekspor, karena permintaan hari ini banyak untuk ekspor justru. Sebenarnya kita lihat di beberapa wilayah nggak melalui pemerintah tapi melalui swasta mereka sudah lakukan ekspor beras dari wilayah itu," ujar Buwos.

Mantan Kabareskrim Polri itu uga melihat beberapa wilayah tersebut sudah menjalin kontrak dengan beberapa negara. Walau jumlahnya tidak banyak, tapi itu sudah menjadi bukti bahwa beras surplus.

"Alangkah lebih baik nanti program pemerintah berhasil, maka saya bisa lanjutkan rencana ekspor yang lalu. Kita sudah kontrak dengan Arab Saudi. Mereka kontrak sama kita 100 ribu ton per bulan dan kita sudah berhasil waktu itu, karena pandemi Covid-19, lockdown semua batal. Tapi sekarang Arab Saudi sudah minta kembali gimana kita penuhi permintaan mereka," kata Buwas.

Ia meminta bantuan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam pendanaan untuk penyerapan beras dari petani. Meski belum mengajukan secara resmi.

"Saya minta dukungan ke menkeu merealisasikan apa yang diinginkan Presiden. Kami Bulog nggak minta uang untuk menyerap karena Bulog masih bisa, walau biaya utang dari perbankan, Bulog masih sanggup menyerap," ujar Buwas.(RZ/WK)*****

Jokowi, Sektor Ini Bakal Ambruk Kalau Mudik Dilarang.



I


NDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA-------Pemerintah telah resmi melarang mudik bagi masyarakat Indonesia untuk menekan angka penularan virus Covid-19. Kebijakan ini dinilai bisa menekan beberapa sektor usaha yang sekarang di tengah momentum pertumbuhan.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan sektor yang paling terdampak dari pelarangan mudik ini adalah pariwisata, terutama di daerah.

"Pelaku-pelaku usaha di daerah yang biasanya diuntungkan oleh momentum lebaran, misalnya jasa pariwisata, jasa transportasi, hotel, dan sebagainya yang saat ini pun sebetulnya struggling untuk survive," jelas Shinta kepada CNBC Indonesia, Selasa (30/3/2021).

Pada akhirnya, kata Shinta akan menciptakan disparitas atau ketimpangan pemulihan ekonomi yang lebih tinggi antar sektor dan antar daerah di Indonesia.

Pasalnya sektor-sektor yang sudah disebutkan sebelumnya, biasanya akan memanfaatkan momentum lebaran dan mudik untuk menciptakan pendapatan. Dengan pelarangan mudik sudah pasti akan kehilangan potensi revenue atau pendapatan.

Oleh karena itu, Shinta memandang kebijakan pelarangan mudik dari pemerintah ini, harus disertai dengan kebijakan counter cyclical atau kebijakan yang sifatnya bisa mendongkrak konsumsi.

"Kebijakan pencairan bansos kami rasa ada peluang demand domestik bisa didongkrak lebih tinggi. Ini berdasarkan pengamatan kami di tahun lalu," jelas Shinta.

Di mana pencairan bansos pada Kuartal III-2020 lalu sangat signifikan meningkatkan demand pasar domestik di periode tersebut. Efek positifnya juga tercermin pada perbaikan tingkat pertumbuhan penjualan retail.

Shinta berharap hal yang sama bisa terjadi juga tahun ini. Artinya, pemerintah bisa mengatur timing pencairan bansos agar dapat terjadi dengan lancar di seputar lebaran.

Apalagi menurut perkiraannya jumlah perusahaan yang akan mengajukan penundaan pembayaran THR, tidak akan sebanyak tahun lalu, karena kinerja ekonomi kita saat ini secara keseluruhan lebih baik dibanding kinerja Kuartal II-2020.

"Meskipun mungkin masih ada perusahaan yg perlu meminta penangguhan THR, kami rasa secara umum daya beli masyarakat bisa lebih tinggi dr tahun lalu dan bisa memicu konsumsi lebih tinggi."

"Kegiatan ekonomi tidak akan berhenti meskipun tidak mudik. Jadi, kita masih punya banyak kesempatan untuk mendongkrak konsumsi, baik dari sisi supply dengan bansos dan pencairan THR, maupun dari sisi demand dengan promosi penjualan, online retail, wisata di daerah-daerah sub-urban, dan sebagainya," jelas Shinta.( RZ/WK )***

Ini Surat Wasiat Bomber di Gereja Katedral Makasar.

Ini Surat Wasiat Bomber di Gereja Katedral Makassar

INDENPERS MEDIA ISTANA, MAKASAR----Sebuah foto surat wasiat yang disebut milik Lukman (26), pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, beredar di media sosial (medsos). Surat wasiat yang beredar itu dibenarkan polisi sebagai milik pelaku.

"Iya (surat wasiat beredar di media sosial benar milik Lukman)," singkat Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (30/3/2021).

Menurut Zulpan, surat wasiat tersebut diamankan polisi saat penggerebekan di rumah kontrakan Lukman dan rumah ibu Lukman di Jalan Tinumbu Lorong 132, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Makassar, Senin (29/3).

"(Surat wasiat tersebut diamankan) sama Densus," kata Zulpan.

Dalam surat wasiat yang beredar, Lukman secara khusus meminta maaf kepada ibunya. Dia mengatakan telah memilih menjadi bomber.

Selain itu, Lukman berpesan kepada sang ibu untuk menghindari riba. Selanjutnya Lukman mengaku menitipkan sejumlah uang buat sang ibu.

Lukman juga berpesan kepada sejumlah saudara kandungnya agar memaafkan kesalahan Lukman. Dia juga meminta ke saudara kandungnya untuk menjaga sang ibu.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap fakta-fakta baru soal pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Tersangka pria yang berinisial L ternyata sudah membuat surat wasiat.

"Saudara L sempat meninggalkan surat wasiat kepada orang tua," kata Jenderal Sigit saat jumpa pers di Mapolda Sulawesi Selatan, Makassar, Senin (29/3).

"Isinya mengatakan bahwa yang bersangkutan berpamitan dan siap mati syahid," sambungnya.

Pemerintah mengutuk keras aksi teror bom bunuh diri ini. Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa terorisme adalah kejahatan kemanusiaan dan tidak terkait agama apa pun.

"Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apa pun," ujar Jokow.

Waketum MUI Anwar Abbas juga mengutuk keras kejadian bom bunuh diri itu karena tidak manusiawi dan bertentangan dengan nilai ajaran agama mana pun yang diakui negeri ini. Dia meminta supaya kejadian bom bunuh diri itu tidak dikaitkan dengan SARA. Hal itu akan membuat kondisi semakin tidak kondusif.

"Di samping itu, MUI juga meminta supaya masalah ini jangan di kait-kaitkan dengan agama dan atau suku tertentu di negeri ini karena hal demikian akan semakin membuat rumit dan keruhnya suasana," ujarnya.

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengecam aksi terorisme di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, yang mengakibatkan puluhan orang luka-luka. Muhadjir meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.

"Saya sangat mengecam keras tindakan terorisme, apalagi sampai itu dilakukan di tempat-tempat ibadah," ujar Muhadjir, dalam keterangan tertulis, dilansir dari website Kemenko PMK, Senin (29/3/2021).

"Kejadian ini tentu harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Aksi terorisme termasuk bom bunuh diri bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi dapat mengancam jiwa dan keselamatan banyak orang. Hal ini sangat dikecam oleh agama dan dibenci oleh Tuhan," tutur Muhadjir. ( RZ/ WK )****

Monday, 29 March 2021

DPW KAMPUD KUTUk KERAS AKSI BOM BUNUH DIRI di GEREjA KATEDRAL MAKASAR.


INDENPERS MEDIA ISTANA, LAMPUNG------Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD), Seno Aji mengutuk keras tindakan biadab bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Menyebabkan 14 orang menjadi korban serta sejumlah kendaraan rusak. 

"Polri harus segera mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya terhadap pihak yang terlibat dalam peledakan bom bunuh diri tersebut. Sehingga tidak melebar menjadi isu yang memecah belah kerukunan umat beragama. Polri juga harus mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang di tempat lain. Jangan berikan ruang bagi pihak yang ingin mengganggu perdamaian serta memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," tegas Seno Aji, Minggu (28/3/21). 

Aktivis muda yang juga merupakan eksponen Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), mengajak masyarakat tetap tenang, tidak terpancing agitasi dan propaganda menyesatkan akibat peristiwa bom bunuh diri tersebut. Termasuk menyebarkan foto atau video peristiwa bom di Gereja Katedral yang dapat meresahkan masyarakat. Serahkan sepenuhnya pengusutan kasus tersebut kepada Polri. 

"Masyarakat jangan terpancing isu apapun yang kemungkinan beredar di media sosial atas peristiwa tersebut. Jangan biarkan pihak yang terlibat dalam peledakan bom bunuh diri tersebut tersenyum lebar karena berhasil membuat suasana tidak harmonis diantara sesama anak Bangsa," jelas Seno Aji.

Ketua DPW KAMPUD ini juga menilai aksi terorisme bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar sebagai KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN dan Mengimbau seluruh masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa sambil meningkatkan kewaspadaan lingkungan sekitar. 

“Kita percayakan kepada Polri untuk mengungkap jaringan terorisme serta melaporkan kepada kepolisian terdekat bila menemukan orang atau hal lain yang mencurigakan. 

Seno Aji juga menegaskan, peledakan bom bunuh diri atas motif dan tujuan apapun tidak dibenarkan. Tindakan tersebut merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Selain merugikan diri sendiri, juga membuat orang lain terluka. 

"Agama apapun tidak ada yang membenarkan tindakan bunuh diri serta mencelakai orang lain. Karenanya masyarakat harus mewaspadai aktifitas para teroris maupun pihak yang menyalahgunakan ajaran agama atau doktrin apapun untuk membuat kekacauan di negeri tercinta ini," demikian pungkas Seno Aji.( Sa/RZ/WK.)***

Kondisi Pengatin Bom Makasar Mengenaskan, Sang Pria Nempel di motor, Wanitanya Hancur.




INDENPERS MEDIA ISTANA, MAKASSAR ----- Identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi telah dilakukan.

Polisi menyimpulkan, 'pengantin' atau orang yang melakukan bom bunuh diri berjumlah dua orang.

Pelaku, menurut polisi, terkait dengan jaringan JAD.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menjelaskan, Tim Inafis dan DVI dan Puslabfor Polda Sulsel telah mengumpulkan serpihan tubuh pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Dari pengumpulan serpihan tubuh itu, diperoleh kesimpulan bahwa pelaku berjumlah dua orang.

"Yang satu itu yang laki-laki masih menempel di motornya, yang lebih parah lagi kondisinya ini yang perempuan," ujar Kombes Pol E Zulpan saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, identitas kedua pelaku itu belum dapat diketahui.

Itu lantaran kondisi jenazah yang ditemukan hancur di lokasi.

"Sudah dilakukan penelitian oleh tim Inafis dan DVI, siapa kedua pelaku ini. Mudah-mudahan dalam waktu singkat kita bisa sampaikan identitas kedua pelaku," ujarnya.

Untuk korban luka, lanjut Zulpan sejauh ini ada 20 orang. Mereka dirawat di tiga rumah sakit berbeda. (RZ/WK)***

Kutuk Aksi Teror Di Makasar, Presiden Semua Ajaran Agama Menolak Terorisme.

 

INDENPERS MEDIA ISTANA, BOGOR----Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Kepala Negara juga telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membongkar jaringan pelaku teror hingga ke akarnya.

"Saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan tersebut sampai ke akar-akarnya," ujar Presiden dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Kepala Negara menegaskan, terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Terorisme sama sekali tidak berkaitan dengan ajaran agama apapun. Semua ajaran agama menolak aksi teror apapun itu alasannya.

Selain itu, Presiden atas nama pribadi dan masyarakat seluruh Indonesia menyampaikan dukacita mendalam kepada korban dan para keluarga korban yang ditinggalkan.

"Semoga korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan," ucapnya.

Dalam pernyataannya, Kepala Negara menekankan bahwa seluruh aparat negara tidak akan membiarkan tindakan terorisme semacam itu. Presiden juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menjalankan ibadah masing-masing.

"Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme dan radikalisme, yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebinekaan," tuturnya.

Mengakhiri pernyataan, Presiden Joko Widodo turut mendoakan agar para korban luka dapat segera diberikan kesembuhan di mana negara menjamin seluruh biaya pengobatan dan perawatan para korban. (RZ/WK.)***