INDENPRES MEDIA ISTANA

Monday, 1 February 2021

Polres Kebumen Bagikan Ribuan Masker.

INDENPERS MEDIA ISTANA, KEBUMEN----Polres Kebumen mendukung upaya pemerintah daerah untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kebumen agar menjadi zona hijau.

Polres Kebumen pun terus konsisten membagikan masker untuk masyarakat, sebagai bentuk komitmen melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama siang hari ini, (Senin 01/02/2021),  juga terjun langsung ke Pasar Keputihan Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen untuk membagikan masker kepada para pengunjung pasar.

"Siang hari ini kami membagikan masker dengan sasaran pasar-pasar di Kabupaten Kebumen, salah satunya Pasar Keputihan Pejagoan," ujar Kapolres Kebumen.

"Selain Polres, sebanyak 26 Polsek jajaran Polres Kebumen juga melaksanakan pembagian masker di pasar-pasar, dari total keseluruhan masker yang dibagiakan sebanyak 2000 masker," imbuhnya.

Kapolres menegaskan, pihaknya tak akan pernah berhenti untuk mengedukasi masyarakat agar tetap konsisten menggunakan masker jika bepergian keluar rumah. Hal ini guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kebumen.

"Kami tiap hari mengedukasi masyarakat agar terbiasa memakai masker. Bagi masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker maka kami edukasi dan langsung diberikan masker secara gratis," tegasnya.

Pembagian masker ini merupakan salah satu kepedulian dan pelayanan Polri terhadap masyarakat agar terhindar dari Virus Covid-19. (RZ/WK )***

Kapolri Silaturahmi ke Panglima TNI, Tekankan Sinergitas dan Soliditas.

INDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA----Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Dalam kunjungan ini, Kapolri dan Panglima TNI didampingi Pejabat Utama masing-masing.

“Hari ini kami melakukan silaturahmi kepada bapak Panglima TNI bersama jajaran Pejabat Utama Mabes Polri. Kami diterima oleh Panglima TNI beserta jajaran Pejabat Utama Mabes TNI,” kata Kapolri Jenderal Listyo di Kantor Subden, Jalan Medan Merdeka Barat.

Listyo menuturkan, tujuan melaksanakan silaturahmi untuk terus meningkatkan sinergitas dan soliditas yang selama ini sudah dilaksanakan Kapolri sebelumnya saat zaman Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

"Kewajiban saya selaku kapolri baru menjaga dan bahkan meningkatkan sinergitas dan soliditas yang telah kami laksanakan. Karena memang banyak sekali kegiatan-kegiatan penugasan kerja sama dalam hal kamtibmas yang selama ini telah kita laksanakan,” ujarnya.

Listyo pun memberi contoh kegiatan yang dilakukan bersama TNI-Polri saat ini yakni diantaranya penegakan protokol kesehatan, kegiatan operasi di Poso dan Papua serta penanganan bencana alam.

“Kami terus berkomitmen agar soliditas dan sinergitas TNI Polri terus akan menjadi lebih baik dan solid sehingga masyarakat merasakan TNI Polri di lapangan memberikan rasa aman, memelihara kamtibmas sehingga iklim pertumbuhan ekonomi dan investasi serta penegakan aturan bisa dilaksanakan dengan baik. Masyarakat juga bisa merasakan kehidupan normal,” katanya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, ada beberapa agenda yang dibicarakan dalam pertemuan dengan Kapolri. Salah satunya rencana rapat pimpinan TNI-Polri yang akan digelar pada Februari 2021.

“Kemudian konteks tugas, TNI senantiasa mendukung terlaksananya penegakan hukum yang dilaksanakan Polri demi terciptanya kamtibmas,” katanya.

Saat ini, kata Panglima, TNI dan Polri sedang dan terus melaksanakan penegakan protokol kesehatan di seluruh Indonesia. Baik memberikan edukasi atau sosialisasi untuk tidak bosan dan jenuh menggunakan masker.

“Karena dengan menggunakan masker saya akan melindungi sodara dan sodara akan melindungi saya dari terpaparnya COVID-19. Sinergi TNI-Polri dan didukung komponen masyarakat lainnya adalah modal dasar menjaga NKRI,” ucapnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini Kapolri didampingi Irwasum, Kabaharkam Polri, Asops Kapolri, Kadiv Propam Polri dan Kadiv Humas Polri. Sementara Panglima TNI di dampingi Aster Panglima, Asops Panglima, Kapuspen TNI dan Kapuskes TNI.( RZ/WK )***

Sri Mulyani dan Erick Thohir Dapat Jabatan Baru dari Presiden Jokowi.

INDENPERS MEDIA ISTANA------Presiden Jokowi menunjuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk menjalankan tugas baru.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir mendapat tambahan tugas baru sebagai Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI).

Jokowi melantik Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) di Istana Negara, belum lama ini.

Pemerintah mendirikan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau yang lebih dikenal dengan Sovereign Wealth Fund (SWF) bernama Indonesia Investment Authority (INA) untuk mengoptimalisasikan nilai investasi pemerintah pusat, meningkatkan foreign direct investment (FDI), dan mendorong perbaikan iklim investasi.

Kepastian komposisi Dewan Pengawas LPI diperoleh setelah DPR memberikan respon dan tanggapan positif dalam rapat konsultasi dengan Panitia Seleksi Dewan Pengawas LPI pada tanggal 20 Januari 2021.

Pelantikan Dewan Pengawas LPI dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6/P tahun 2021. 

Tiga nama Dewan Pengawas dari unsur profesional akan melengkapi 5 kursi Dewan Pengawas yang 2 diantaranya telah dijabat secara ex-officio oleh Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan dan Erick Thohir selaku Menteri BUMN.

Adapun ketiga Dewan Pengawas LPI dari unsur profesional tersebut yaitu:

1. Haryanto Sahari

Haryanto Sahari adalah akuntan publik senior yang dimiliki oleh Indonesia dengan lebih dari 30 tahun pengalaman dan saat ini menjabat sebagai komisaris independen di salah satu perbankan nasional. Ia pernah menjabat sebagai Country Senior Partner of PriceWaterhouseCoopers Indonesia dan memimpin sejumlah inisiatif audit dari perusahaan- perusahaan besar Indonesia.

Haryanto juga terlibat dan memiliki pengalaman dalam restrukturisasi perusahaan dalam krisis Asia. Haryanto memiliki reputasi yang baik dalam bidang tata kelola dan manajemen resiko secara nasional dan internasional.

2. Darwin Cyril Noerhadi

Darwin merupakan salah satu investor terkemuka di Indonesia dan merupakan pendiri dari firma finansial Creador Indonesia. Darwin telah berperan dalam berbagai transaksi investasi di Asia Tenggara dan Asia Selatan meliputi Indonesia, Malaysia, India dan Vietnam.

Selain itu, ia pernah memegang jabatan penting termasuk menjabat sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Direktur Keuangan Medco Energi, dan Partner di bidang Corporate Finance pada PriceWaterhouseCoopers Indonesia.

3. Yozua Makes

Yozua Makes adalah pendiri dan managing partner dari firma hukum Makes & Partners, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam transaksi merger dan akuisisi, corporate finance, penanaman modal asing dan berbagai transaksi komersial antar negara lainnya.

Sebagai salah seorang praktisi hukum terkemuka di tanah air, ia juga telah menerima berbagai penghargaan internasional dari berbagai macam publikasi sebagai praktisi hukum pasar modal terbaik sejak 1990. Yozua menempuh edukasi dengan skala global baik di bidang hukum maupun bidang bisnis serta aktif sebagai pengajar di universitas-universitas di Indonesia.

Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Bidang Kebijakan Fiskal dan Makro Ekonomi Masyita Crystallin menilai keahlian dan pengalaman ketiga Dewan Pengawas dari unsur profesional di bidang investasi, pasar modal, hukum dan tata kelola sangat diperlukan untuk mendukung fungsi pengawasan LPI sebagaimana diatur dalam UU 11/2020.

Setali tiga uang bisa mendorong LPI yang solid, kredibel, dan efektif. Dewan Pengawas LPI terpilih juga diyakini memiliki perspektif global dan berpengalaman dalam menangani transaksi internasional yang sangat diperlukan mengingat lingkup bisnis LPI. (RZ/WK )***

Dinilai Tak Efektif, Jokowi Minta Bukti Konkret PPKM.

Foto: Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor. (Biro Pers Sekretariat Presiden.)

INDENPERS MEDIA ISTANA, JAKARTA------Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan esensi dari kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang diberlakukan di tengah pandemi saat ini ialah mengurangi atau bahkan mencegah terjadinya mobilitas masyarakat untuk menekan laju penularan Covid-19.

Oleh karena itu, ketegasan dan konsistensi dari penerapan kebijakan tersebut sangat dibutuhkan untuk memperoleh hasil yang diinginkan.

Hal tersebut ditegaskan Jokowi kepada jajarannya dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

"Esensi dari PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) ini kan membatasi mobilitas, tetapi yang saya lihat di implementasinya ini kita tidak tegas dan tidak konsisten," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menginstruksikan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas agar dalam penerapan kebijakan berikutnya turut terlibat dan secara intensif berada di lapangan untuk memberikan contoh kedisiplinan serta sosialisasi dengan melibatkan para tokoh masyarakat dan agama mengenai protokol kesehatan sebagai bagian dari kebijakan pembatasan itu.

"Yang ingin saya dengar adalah implementasi lapangannya seperti apa. Mungkin nanti Kementerian Agama melibatkan tokoh-tokoh agamanya seperti apa, TNI seperti apa, di Polri seperti apa dan Pak Menko nanti yang mungkin bisa men-drive agar ini betul-betul lapangannya terjadi," tuturnya.

Selain itu, Presiden meminta jajaran terkait untuk turut melibatkan sebanyak-banyaknya pakar dan epidemiolog. Keterlibatan dan kerja sama para pakar bersama pemerintah nantinya diharapkan akan menghasilkan desain kebijakan yang lebih baik dan komprehensif. (RZ/WK )****

Prajurit TNI Kodam Diponegoro Donorkan Plasma Darah untuk Pasien Covid-19.

INDENPERS MEDIA ISTANA, SEMARANG-----Puluhan prajurit TNI Kodam IV Diponegoro yang pernah terpapar Covid-19 mendonorkan plasma darahnya untuk digunakan dalam terapi convalescent.

Sebelum mendonorkan plasma darah untuk terapi convalescent, para prajurit TNI terlebih dulu menjalankan screening atau pemeriksaan di Rumah Sakit Tk. III Bhakti Wira Tamtama di Jl. Dr. Sutomo No. 17, Kota Semarang.

Jika dalam screening tersebut para prajurit TNI Kodam IV Diponegoro itu dinyatakan layak, mereka akan diambil plasma darahnya di RSUD dr. Moewardi, Kota Solo.

Donor plasma darah itu dilakukan sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19 yang kasusnya terus mengalami lonjakan. Selama ini, plasma darah dari penyintas Covid-19 dianggap ampuh untuk terapi kesembuhan atau terapi convalescent bagi pasien Covid-19.

Bertambah Siginifikan

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV Diponegoro, Kolonel Kav. Susanto, mengatakan donor plasma oleh prajurit TNI itu bertujuan untuk memenuhi ketersediaan plasma untuk terapi convalescent.

“Harapannya, plasma darah dari prajurit TNI itu segera bisa digunakan untuk terapi pasien Covid-19 yang hingga kini terus bertambah cukup signifikan,” ujar Kapendam Diponegoro dalam keterangan resmi.

Terapi plasma convalescent disebut mampu memperbaiki sistem kekebalan tubuh pasien. Hal itu dikarenakan plasma atau bagian darah mengandung antibodi dari orang telah sembuh atau penyintas Covid-19.

Metode tersebut terbukti sangat efektif dalam mengeliminasi virus sehingga infeksi Covid-19 bisa segera putus.

“Kegiatan kemanusiaan seperti ini layak diapresiasi. Bila hal tersebut diikuti dengan kesadaran sosial bersama oleh para penyintas Covid-19, tentu akan berdampak sangat positif dalam percepatan penanganan pasien Covid-19,” terang Susanto. ( Slamet.R/Rz/WK )***

Kerja Bakti Peninggian Tanggul Sepanjang Sungai Wulan di Kecamatan Undaan.

INDENPERS MEDIA ISTANA, KUDUS-----Gotong royong peninggian tanggul sepanjang Sungai Wulan sebelah barat Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus yang mengalami penurunan akibat curah hujan yang deras disertai dengan debit air yang meluap dari Waduk Wilalung.

Gotong -  royong peninggian tanggul penahan air sebelah barat sungai Wulan di Kecamatan Undaan,Kabupaten Kudus dikerjakan dengan mengerah kan warga relawan sekitar 200 orang.

Sasaran fisik kegiatan gotong - royong tersebut adalah memperbaiki/peninggian tanggul sungai Wulan sebelah barat yang mengalami penurunan yang di akibatkan terkikis oleh arus air sungai yang sangat kuat dengan melakukan peninggian sekitar 30 cm dari kaki tanggul untuk menahan luapan air yang dimungkinkan akan semakin naik.

Adapun Desa yang mengalami penurunan pada tanggul diantaranya :

Desa  Medini Gang 5 gang 7 dan gang 9, Desa Sambung Gg 01 Rt 07/03 mengalami penurunan tanggul sepanjang sekitar 25 m, Desa Undaan Kidul Gg 07,serta Desa Undaan Lor Gang 17 Kecamatan Undaan.

Hadir dalam kegiatan peninggian Tanggul sebelah barat Sungai Wulan di Kecamatan Undaan tersebut antara lain:

Unsur Muspika Kecamatan Undaan, Kepala Desa setempat 

,Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat,Relawan BPBD Kabupaten Kudus, Para relawan Ormas PP (Pemuda Pancasila),Anggota BPD dan Prades,Sat Pol PP dan Linmas Kecamatan Undaan, Relawan PMI,Karang Taruna Kecamatan Undaan,serta warga masyarakat Kecamatan Undaan.

Kegiatan gotong - royong kerja bakti pengurukan dan penguatan tanggul sungai tersebut  dengan menggunakan karung sak berisi tanah padas ini sebagai langkah  untuk mengantisipasi dan pencegahan terhadap dampak meluapnya air sungai Wulan yang di akibatkan oleh tingginya Debit air yang deras dari Bendungan Waduk Wilalung sehingga air melewati bantaran sungai pada bibir tanggul dimusim hujan yang diperkirakan dapat meluap membanjiri ke pemukiman warga.

Dengan adanya kegiatan gotong royong dalam rangka penebalan tanggul yang di lakukan secara manual Untuk penanganan darurat dalam rangka mengatasi banjir dan sampai saat ini warga terus berjaga jaga dan bekerja untuk meminimalisasi air kiriman Bendungan Waduk Wilalung.

Warga berharap ada penanganan yang lebih komprehensif dari pemerintah agar tidak terjadi Jebolnya tanggul yang bisa mengakibatkan banjir di Wilayah Kecamatan Undaan dan sekitarannya di Kabupaten Kudus.( Adh/Rz/Wk )***

Peninjauan Lokasi Banjir di Desa Setrokalangan Kecamatan Kaliwungu.

IINDENPERS MEDIA ISTANA, KUDUS-----Rombongan dari Forkopimda Kabupaten Kudus meninjau lokasi banjir di Desa Setrokalangan,Kecamatan Kaliwungu,Kabupaten Kudus. baru-baru ini.

Dalam kunjungan Rombongan Forkopimda yang didampingi oleh 10 orang dalam rangka memantau di lokasi banjir dan warga korban banjir.

Hadir dalam kegiatan dalam peninjauan lokasi korban dan warga korban banjir antara lain : Dr. HM Hartopo,ST.,MM.MH (Plt Bupati Kudus),Letkol Kav Indarto (Dandim 0722/ Kudus),AKBP Aditya Surya Dharma,SIK (Kapolres Kudus),Budi Waluyo, AP, MM (Kalakhar BPBD Kab. Kudus),Satria Agus Himawan, STP, MM (Camat Kaliwungu),

Kapten Arh Suprapto (Danramil 09/Kaliwungu,AKP Asnawi, SH (Kapolsek Kaliwungu),Didik Handono, SH (Kades Setrokalangan),Babindan Bhabinkamtibmas  Wilayah setempat, media cetak dan elektronik.

Rangakaian kegiatan tersebut sebagai berikut :  Pada pukul 14.45 WIB rombongan Forkopimda tiba di lokasi banjir Desa Setrokalangan Kecamatan Kaliwungu langsung meninjau lokasi banjir.

Pada pukul 15.00 Wib, rombongan Forkopimda tiba di Balai Desa Setrokalangan yang disambut oleh Forkopimcam Kaliwungu dan Kades Setrokalangan setempat.

Dalam kunjungan forkopimda setiba di lokasi banjir, selanjutnya  memberikan arahan serta petunjuk teknis penanganan bencana kepada Camat Kaliwungu dan Kades Setrokalangan serta Kalakhar BPBD Kabupaten Kudus sebagai langkah penyelamatan tanggap bencana.

Pada pukul 15.25 Wib, rombongan Forkopimda Kudus meninggalkan Balai Desa Setrokalangan menuju Posko Kesehatan korban bencana banjir.

Pada pukul 15.35 Wib. rombongan Forkopimda meninjau posko kesehatan korban banjir di Desa Setrokalangan Kecamatan Kaliwungu.

Kemudian pada pukul 15.45 WIB rombongan Forkopimda melaksanakan dialog dengan warga korban banjir Desa  Setrokalangan Kecamatan  Kaliwungu untuk memberikan semangat baik lahir maupun bathin untuk selalu menjaga kesehatan.

Dan selanjutnya pada pukul 16.15 Wib, rombongan Forkopimda Kudus meninggalkan lokasi banjir dan korban banjir Desa Setrokalangan.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan aman sebagai  wujud kepedulian Forkopimda Kabupaten  Kudus atas terjadinya banjir dan korban banjir di Wilayah Kecamatan Kaliwungu  Kabupaten Kudus yang terdampak banjir luapan Sungai SWD I  dampak limpasan dari Sungai Wulan.( Adh/Rz/Wk )***