INDENPRES MEDIA ISTANA

Saturday, 5 December 2020

LEMBAGA ALIANSI INDONESIA TINGKAT JAWA TENGAH MENYERAHKAN SUMBANGAN BAGI KORBAN BANJIR DI MANGKANG.

Foto ; Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Tingkat Jateng Muhammad Soelichin Alex yang memakai kaca hitam  sedang  menyerahkan sumbangan kepada Ketua RT Mangkang Kulon dan Mangunharjo Semarang.

Semarang, ( INDENPERS-MEDIA )----Akibat dari jebolnya tanggul DAS Plumbon pada hari Rabu malam (2/11 /2020) lalu  mengakibatkan banyak kerugian material terutama kebutuhan pokok dan sandang yang kotor. Lembaga Aliansi Indonesia Tingkat Jateng menyerahkan sumbangan kepada para korban banjir di Mangkang Kulon dan Mangunharjo Semarang, baru-baru ini.

Lembaga Aliansi Tingkat Jateng secara bergerak cepat dengan mengirim bantuan yang diserahkan kepada Ketua RT Mangkang Kulon dan Mangunharjo Semarang antara lain beras, Sabun, pembalut, pakaian dalam (Celana dalam, BH) ibu, Pempers, dan pakaian layak pakai, untuk bisa dibagikan kepada yang membutuhkan.Dalam Kegiatan tersebut Lembaga Aliansi Tingkat Jawa Tengah juga dapat dukungan dari Pemerintah Kota Semarang setempat. ( Slamet.R/Rz/Wk )***

Friday, 4 December 2020

Puluhan ASN di Jawa Tengah Tak Netral di Pilkada 2020.

Semarang, ( INDENPERS-MEDIA )----Puluhan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Jawa Tengah dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN) karena tidak netral pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.

Koordinator Divisi Humas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Rofiuddin, menuturkan ada sebanyak 95 ASN yang dilaporkan melanggar di Jateng.

Dari temuan pelanggaran tersebut, Bawaslu telah mengirimkan rekomendasi kepada KASN untuk dilakukan sanksi.

"Ada 95 ASN yang dilaporkan melakukan tindakan tidak netral. kata Rofi, baru-baru ini.

Dari total ASN yang dilaporkan itu, KASN telah memberikan rekomendasi terhadap 84 ASN untuk dijatuhi sanksi pelanggaran netralitas.

Sedangkan, 11 ASN lainnya masih dalam proses di KASN.

Sanksi yang diberikan yakni dari penundaan kenaikan pangkat hingga peringatan. Beberapa jenis pelanggaran yang dilakukan ASN, kata dia, yakni menghadiri kegiatan kampanye atau sosialisasi pasangan calon kepala daerah. Tindakan ini dinilai mendukung kandidat tertentu dan merugikan pasangan lain.

Selain itu, beberapa di antaranya melakukan kampanye atau mengajak memilih satu pasangan calon tertentu melalui media sosial.

"Ada yang mendukung salah satu paslon secara langsung, tapi ada juga dari media sosial," jelasnya.

Selain itu, mereka melakukan kegiatan yang berpihak pada satu bakal calon. Serta membuat keputusan yang menguntungkan calon tertentu.

Rofi menuturkan netralitas merupakan bagian dari etika yang wajib diterapkan ASN sebagai abdi negara.

Ia menekankan ASN agar netral dalam pilkada dan tidak terlibat dalam politik praktis. Serta tidak memihak terhadap satu bakal calon tertentu.

"Tolong ASN agar tetap netral dan tidak terlibat politik praktis," tandasnya. (Slamet. R/Rz/WK )***

LEMBAGA ALIANSI INDONESIA JAWA TENGAH KERJA BAKTI DI LOKASI BANJIR FOKOS BERSIHKAN ENDAPAN LUMPUR.

Semarang, ( INDENPERS-MEDIA )---Intensitas hujan deras, Rabu (2/13/2020), membuat sejumlah wilayah di Kelurahan Mangkang Wetan terendam banjir setinggi kurang lebih 80 sentimeter.

Ketua DPD Jateng Lembaga Aliansi Indonesia Muhammad Soelikin Alex, mengatakan,  banjir yang melanda wilayah Mangkang Wetan salah satu lantaran adanya jebol Tanggul DAS Beringin.

"Banjir kira-kira terjadi dari pukul 20.45 WIB sampai pukul 02.00 dini hari," ujarnya.

Alex juga menerangkan jika saat ini bersama Tim dari Lembaga Aliansi Indonesia Jateng, bersama warga dan sejumlah pihak tengah fokus dalam pembersihan endapan lumpur yang tertinggal usai banjir surut.

"Untuk di jalan raya, kita koordinasi dengan Damkar Semarang untuk penyemprotan lumpur. Dan untuk bantuan logistik juga sudah disalurkan," imbuhnya.

Sementara itu, Neris, Ketua Kelurahan  Siaga Bencana Mangkang Wetan menyebutkan, akibat banjir itu setidaknya ada sekitar 50 rumah di RT 1 dan RT 2 RW5 Kelurahan Mangkang Wetan yang terdampak. Dan juga Desa Mangunharjo dan desa tersebut paling parah.

“Sudah ada bantuan logistik. Saat ini puskesmas setempat juga membuka pelayanan kesehatan bagi warga terdampak,” katanya.( Slamet.R/Rz/WK ) ***

TNI - Polri Dampingi Sertifikasi Talud Agar Tidak Bentrok Dengan Warga.

Boyolali, ( INDENPERS-MEDIA )----Babinsa Pranggong Koramil 15 Andong Kodim 0724/Boyolali Serda Suyono bersama Bhabinkamtibmas Polsek Andong Bripka Agus Priyono melaksanakan pendampingan  sertifikasi talud yang dibangun melalui sumber dana bantuan bupati tahun 2020 di Desa Pranggong Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali,baru-baru ini.

Bangun talud ini nantinya merupakan  bukti formal atau bukti otentik yang dikeluarkan oleh pihak desa melalui instansi terkait yang nanti dikemudian hari tidak terjadi sengketa dengan warga tentang batas tanah yang warga miliki dengan batas talud yang sudah dibangun.

Adapun proyek dari sertifikasi yakni pembangunan talud jalan di dukuh Mberan Desa Pranggong dengan panjang 122 Meter lebar 0,3 Meter tebal 1,3 Meter dengan volume 63,595 M3 dan masih ada beberapa proyek lagi yang ada di Desa Pranggong.

Dalam kegiatan sertifikasi ini dihadiri: Yuyus A dan Sigit Pramana ( Staff Kecamatan Andong)

Hari ( Kadus 1 Pranggong )serta Ratna Ning Dwi ( Kaur pembangunan). ( Adh/Rz/Wk )****

Wednesday, 2 December 2020

Kapolri Pimpin Upacara Peringatan HUT Korpolairud Ke -70 Secara Virtual.


Jakarta, ( INDENPERS-MEDIA )------Kapolri  Jenderal Pol. Drs. Idham Azis MSi, Pimpin Upacara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Ke -70, yang digelar secara virtual, baru-baru ini.

Kapolri Jenderal Pol. Drs. Idham Azis memimpin upacara ini dari Kediaman Dinasnya di Jakarta, dan didampingi oleh As.SDM Kapolri, As. Rena Kapolri, Kadivhumas Polri, dan Kadivpropam Polri.

Upacara virtual ini juga diikuti oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca (yang sedang bertugas di Papua), sejumlah Pejabat Utama Polri lainnya, para Pejabat Utama Korpolairud Baharkam Polri, para mantan Kakorpolairud, Dirpolair, dan Dirpoludara, para senior dan purnawirawan Polairud Polri, serta para Perwira, Bintara, Tamtama, dan ASN jajaran Korpolairud.

"Selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, dengan rasa bangga, saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke -70 kepada seluruh keluarga besar Korps Kepolisian Perairan dan Udara di mana pun berada.

"Dalam momentum yang penuh dengan kehormatan ini, marilah kita mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para senior pendahulu kita, yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga, sehingga Kepolisian Perairan dan Udara mampu berkembang dan mencapai kemajuan yang signifikan seperti saat ini,"tuturnya.

Pada kesempatan ini, Kapolri memberikan apresiasi yang setinggi - tingginya atas beberapa capaian kinerja jajaran Korpolairud selama tahun 2020, antara lain: Peningkatan Pelayanan Publik dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Pesisir dan Kepulauan berupa Penanaman Bibit Mangrove dan Tebar Benih Ikan, yang hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar, terlebih ditengah situasi pandemi Covid - 19. 

"Jajaran Korps Polairud juga telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana di laut sebanyak 617 kasus dan menyelamatkan keuangan negara dengan nilai total kurang lebih 256 miliar rupiah," ungkap Jenderal Pol. Drs. Idham Azis.

Disamping itu Korpolairud juga telah berhasil mendapat tambahan alat utama berupa 2 Unit Kapal Patroli dan 11 Unit Helikopter jenis AW.

 "Dengan penambahan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kinerja jajaran Polairud guna mendukung Harkamtibmas, penegakan hukum, serta mengamankan kegiatan agenda nasional,"tandasnya.

Dalam menghadapi agenda nasional ke depan, yaitu Pilkada Serentak tahun 2020, Kapolri meminta jajaran Polairud mendukung pengamanan dalam pendistribusian kotak suara dan pergeseran pasukan di wilayah kepulauan yang tidak dapat dijangkau oleh transportasi darat.

 "Saya perintahkan untuk melaksanakan pengamanan dengan Profesional serta senantiasa menjaga netralitas," tegasnya.

Selain itu, Jenderal Pol Idham Azis mengingatkan prediksi menghadapi datangnya musim penghujan di Bulan Desember ini,beliau meminta jajaran Korpolairud menyiapkan Sumber Daya Manusia ( SDM ) dan Sarana Prasarana ( Sarpras )dalam mengantisipasi terjadinya bencana banjir, tanah longsor, maupun kecelakaan di laut melalui upaya quick response dan tanggap darurat bencana alam.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolri memberikan penekanan kepada seluruh personil Korpolairud Polri yang harus dipedomani dan dilaksanakan, yaitu:

1. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah dengan tetap mempedomani nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya. 

2. Tingkatkan kebanggaan sebagai anggota Korps Polairud, tekan perilaku menyimpang, budaya koruptif, dan penyalahgunaan wewenang yang dapat merusak citra Polri. 

3. Mantapkan soliditas internal dan perkuat sinergisitas dengan personil TNI disemua tingkatan, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari. 

4. Tingkatkan kualitas dan kuantitas kemitraan khususnya dengan masyarakat pesisir dan kepulauan, dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang, selama, dan pasca Pilkada serentak tahun 2020,dan

5. Jadilah teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan dalam upaya mencegah penularan virus corona Covid -19 dengan langkah 3 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat.

Puncak Peringatan HUT Korpolairud ke-70 ini juga dirangkaikan dengan peresmian dua armada baru Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, yakni Kapal Polisi (KP) Bharata-8004 dan KP Sanjaya-7017.

Peresmian kedua kapal ini dipimpin oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, di Mako Korpolairud Baharkam Polri Tanjung Priok, Jakarta.

Kedua kapal tersebut bersumber dari Pengadaan Dalam Negeri (PDN) tahun anggaran 2017 yang dibangun oleh PT Daya Radar Utama. KP Sanjaya memiliki panjang 55 meter dan lebar 8,2 m, dikomandani oleh Kompol Sherly  Anggraini SST, M.Han. KP Bharata memiliki panjang 63 m dan lebar 8,2 m, dikomandani oleh Kompol Ronaldo Manurung STT, M.( Adh/Rz/Wk )****

Ganjar dan AHY Bertemu, Buka Masker Ternyata Sama Berbrewok.

Semarang, ( INDENPERS-MEDIA )---Ada yang menyita perhatian saat putra Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Semarang, baru-baru ini. Bukan tentang isu politik, namun penampilan keduanya yang cukup menarik.

Apa itu? Tak lain adalah brewok. Yah, dua tokoh nasional itu nampak gagah dengan jambang atau brewoknya masing-masing. Saat keduanya melepas masker untuk makan malam bersama, brewok AHY dan Ganjar langsung menyita perhatian.

AHY yang datang mengenakan kaos dan berjaket pendek nampak gagah dengan brewoknya yang hitam. Tak kalah gagah, Ganjar juga tampil dengan mengenakan kaos bercelana jins, serta menunjukkan penampilan barunya dengan wajah yang berbrewok. Bedanya, brewok Ganjar berwarna putih, sementara AHY hitam.

“Meski sama-sama brewokan, tapi kita beda. Saya brewoknya sudah ubanan kok, mas AHY masih hitam. Jelas beda,” canda Ganjar saat ditanya soal penampilannya.

Pertemuan dua tokoh nasional yang berlangsung sekitar satu jam itu berlangsung santai. Diawali dengan makan malam bersama dengan menu ikan mangut dan garang asem, AHY dan Ganjar nampak akrab dan ngobrol sangat renyah. Sesekali, tawa keduanya terdengar saat masing-masing melontarkan guyonan.

“Ya saya sengaja silaturahmi ke rumah pak Ganjar, saya ingin ketemu sahabat, tokoh yang sangat saya ingin ajak berdiskusi. Sekaligus saya memberikan suport bagi pak Ganjar sebagai Gubernur Jateng khususnya dalam menangani pandemi,” kata AHY.

Menurutnya, Ganjar memiliki banyak pengalaman dan terobosan untuk membuat Jateng dalam kondisi baik. Banyak cara yang dilakukan agar daerahnya tetap terkendali meski diterpa wabah pandemi.

“Dan kami ingin memberikan doa serta suport itu. Ya tadi memang diskusi macam-macam, tapi hanya diskusi renyah, tidak banyak membicarakan isu penting apalagi membahas negara. Saya senang, karena tadi dijamu makan malam pakai ikan sembilang dan enak sekali,” jelasnya.

Ganjar sendiri mengatakan banyak bercerita dengan AHY karena sudah kenal dekat. Bahkan tak hanya dengan AHY, Ganjar juga dekat dengan SBY.

“Kami cerita banyak, karena kita berteman sudah lama, dengan pak SBY juga. Saat saya maju Gubernur Jateng kedua juga pak SBY dukung saya. Tadi saya tanya kabar beliau, ternyata jadi manager volly, luar biasa,” katanya.

Ganjar juga membenarkan berdiskusi banyak dengan AHY dalam pertemuan itu. Sejumlah hal dibahas termasuk diskusi tentang penanganan pandemi.

“Kita berbagi cerita tentang bagaimana penanganan Covid-19 dan lainnya. Tentu saya senang bisa ketemu mas AHY, ketua partai yang masih muda. Saya saja nggak sanggup lho, lebih hebat dia,” ucapnya sambil tertawa.(Sr/Rz/Wk )***


Puluhan Rumah di Mangkang Wetan Semarang Terendam, Rumah Zainur Hampir Roboh.


Semarang, ( INDENPERS-MEDIA )-----Permukiman di Mangkang Wetan dan Mangunharjo di Kecamatan Tugu Kota Semarang terendam air,  sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari (2-3/12/2020).

Air menggenangi kawasan itu hingga setinggi sekitar satu meter usai hujan lebat melanda wilayah Kota Semarang semalam. 

Dari pantauan Tribunjateng.com malam ini,  puluhan rumah di sepanjang Jalan Mangkang Wetan-Mangunharjo terkena dampaknya.

Air yang membanjiri permukiman berasal dari Sungai Bringin yang meluap. 

"Mulai jam setengah dua belas tadi banjir bandang langsung datang masuk ke rumah saya menghanyutkan barang-barang termasuk kasur,  meja,  TV,  kulkas, mesin cuci dan lain-lain," ujar Zainur (55), pemilik satu di antara rumah yang terdampak. 

Rumah Zainur terlihat hampir roboh akibat terjangan banjir. Atap bagian depan ambruk dan sebagian dinding tampak miring. 

Zainur mengatakan bahwa dirinya dan keluarganya sudah tak bisa menempati rumahnya saat ini.

Rumah itu sendiri dihuni oleh total delapan orang. 

"Rumah saya jelas tidak bisa ditempati. Keluarga saya mengungsi di rumah saudara," tambahnya. 

Saat ini, anggota BPBD Kota Semarang,  sejumlah relawan termasuk Sriti, Tagana dan Sarda Jateng tengah berada di lokasi menyusuri banjir dan menolong warga terdampak. 

Belum diketahui dampak lain yang ditimbulkan dari kejadian ini.  Hingga pukul 02.00 WIB,  air bercampur lumpur masih menggenang setinggi sekitar 30 centimeter.( Sr/Rz/Wk)****