INDENPRES MEDIA ISTANA

Friday, 28 August 2020

Kawah Oro-oro Kesongo Blora Meletus, 4 Warga Keracunan Gas. Pertanda Apa Ya ?.

Blora, ( INDENPERS-MEDIA )---Kawah Oro-oro Kesongo di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora meletus pagi tadi. Akibatnya empat penggembala ternak di sekitar lokasi keracunan gas.

"Pertama kali letusan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB," kata Kepala Desa Gabusan Parsidi, baru-baru ini.

Parsidi menjelaskan tinggi material yang dikeluarkan saat letusan itu terjadi hampir mencapai 40 meter. "Ini yang paling tinggi, sebelumnya tidak setinggi ini," tuturnya.

Saat letusan terjadi ada empat warga yang sedang mengembala hewan ternak di sekitar lokasi. Akibatnya empat warga tersebut keracunan gas yang disemburkan saat letusan.

"Keempat warga langsung dilarikan ke Puskesmas Jati (karena keracunan gas). Alhamdulillah keadaannya semakin membaik," terangnya.

Parsidi mengatakan, kawasan Oro-oro Kesongo merupakan fenomena alam unik. Kawasan tersebut hampir menyerupai Bleduk Kuwu di Kabupaten Grobogan yang menyemburkan lumpur dan gas.

"Bedanya letupannya, kalo di Kesongo ini setahun maksimal biasanya hanya terjadi sebanyak dua kali," jelasnya. ( RZ/WK )***


Presiden Joko Widodo meminta aparat penegak hukum untuk tidak bermain-main dalam situasi hukum yang masih carut-marut.

Jakarta, ( INDENPERS-MEDIA )------Jokowi mengingatkan agar perilaku aparat penegak tak menyalahgunakan regulasi untuk menakut-nakuti pejabat, pelaku usaha hingga masyarakat. Menurut Jokowi tindakan menakut-nakuti itu sudah mengarah kepada pemerasan dan bisa membahayakan agenda pembangunan nasional.

“Jangan pernah memanfaatkan hukum yang tidak sinkron ini, yang belum sinkron ini untuk menakut-nakuti eksekutif, untuk menakut-nakuti pengusaha dan masyarakat. Penyalahgunaan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras inilah yang membahayakan agenda pembangunan nasional,” kata Jokowi saat memberikan sambutan acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring dari Istana Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Jokowi menegaskan perilaku penegak hukum yang menebar ketakutan dengan regulasi yang tidak tepat membuat Indonesia bergerak lambat dan ketakutan. Ia menyatakan penegak hukum yang melakukan aksi pemerasan merupakan musuh bangsa dan harus ditindak secara tegas.

“Saya peringatkan aparat penegak hukum dan pengawas yang melakukan seperti ini [menebar ketakutan] adalah musuh kita semuanya, musuh negara. Saya tidak akan memberikan toleransi terhadap siapapun yang melakukan pelanggaran ini,” tegas Jokowi.

Jokowi mengakui upaya menakut-nakuti yang dilakukan aparat penegak hukum terjadi karena regulasi yang tidak jelas, tumpang tindih dan tidak memberikan kepastian hukum. Para pejabat tidak bisa membuat inovasi dan terjebak dengan prosedur yang berbelit-belit.

Oleh karena itu, dalam pandangan Jokowi, Indonesia perlu mereformasi birokrasi. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menjalankan omnibus law yang dianggap bisa menyelaraskan undang-undang, memberikan kepastian hukum, mendorong kecepatan kerja dan inovasi, akuntabel serta bebas korupsi. ( RZ/WK )***

Info Buat Kapolri ; Seorang Wartawan Di Aniaya Saat Hendak Melakukan Peliputan Laka Lantas.

Medan, ( INDENPERS-MEDIA )---Penganiayaan terjadi lagi terhadap insan pers, namun,, sangat disayangkan atas pelayanan Kepolisian Sektor Sunggal - Polrestabes Medan - Polda Sumut, proses pengaduan Korban Lius sangat lambat, hingga pukul 22.15 WIB ini Laporan Polisi (LP) Lius belum juga dikeluarkan oleh petugas Sentra Pelayanan Terpadu atas anjuran para penyidik dengan alasan harus gelar perkara. Padahal Lius melapor dari Pukul 18.00 WIB tadi, baru-baru ini.

Lius yang dianiaya, berawal pada saat melakukan giat Jurnalistiknya diwilayah hukum Sektor Sunggal - Polrestabes Medan - Polda Sumut, yang mendapat tindakan kekerasan pada saat melakukan peliputan sembari membantu korban lantas di Jalan Sei Mencirim Payageli, Medan, Sumatera Utara.

Pasalnya, pada saat melakukan tugas jurnalistiknya sebagaimana mestinya, pada peristiwa kecelakaan lalulintas (Laka Lantas) dan sekaligus berinisiatif membantu korban yang terkapar akibat hantaman mobil bernomor nomor polisi BK 1790 LH, warna merah.

Kemudian, Lius sebagai korban penganiayaan secara bersama-sama (Pasal 170 KUHPidana), menceritakan,, awalnya dia Lius mengabadikan moment dengan mengambil gambar atau foto situasi dan kondisi Lakalantasnya, dan selanjutnya Lius membantu korban membicarakan pertanggungjawaban pelaku penabrak korban.

Selanjutnya, kata Lius, tiba-tiba sejumlah orang datang yang tidak lain adalah keluarga pelaku, dengan sikap marah-marah, lalu terjadi cekcok, dan terjadi lah penganiayaan. Sehingga lius mengalami bekas pukulan atau pun luka disejumlah titik, ada di bagian pipi, leher dan kesakitan bagian uluh hatinya akibat tendangan kaki pelaku.( RZ/WK )****

Forbes Masyarakat Lampung Timur Deklarasi Pemilukada Damai dan Anti Hoax 2020.



Lampung Timur, ( INDENPERS-MEDIA )---Forum Bersama (FORBES) Masyarakat Lampung Timur melaksanakan deklarasi Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) yang dipusatkan di Aula Islamic Center Lampung Timur di Jalan Lintas Timur, Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, baru-baru ini.

Acara tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) yakni Bupati Lampung Timur H. Zaiful Bokhari, ST, MM, perwakilan Dandim 0429, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), selain itu hadir juga Lailatul Khoiriyah sebagai komisioner Bawaslu Lampung Timur, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Organisasi masyarakat (ORMAS), Organisasi Kepemudaan (OKP), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi profesi, dan insan pers.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yaitu menjaga jarak, mengenakan masker, mengecek suhu tubuh, menyemprot cairan disinfektan, mengenakan sarung tangan, menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, acara deklarasi Pemilukada damai tersebut mengusung tema, "Pemilih berintegritas mewujudkan Pemilukada damai dan anti hoax".

Dalam sambutannya ketua pelaksana Fitri Andi mengatakan bahwa dalam rangka menghadapi pemikukada yang telah dijadwalkan serentak se-Indonesia oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, diharapkan dapat menjadi momentum untuk memilih kepala daerah sesuai harapan masyarakat.

"Pemilukada serentak harus didukung semua pihak agar dapat berjalan dengan baik, lancar dan damai. Walaupun berbeda pilihan dan dukungan pada pemilukada, persatuan dan kesatuan di masyarakat harus diutamakan, oleh karena itu kita perlu menciptakan dan menggalang kekuatan dari semua pihak menuju terciptanya Pemilukada damai, luber, dan jurdil", kata Andi sapaan akrabnya.

Selain itu Andi yang juga sebagai ketua LSM Kesatuan Aksi Mahasiswa dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) Lampung Timur menambahkan, Forbes menjadi instrumen masyarakat Lampung Timur dalam berkomitmen menciptakan suasana kondusif, aman dan damai menjelang pemilukada di Lampung Timur.

"Demi terciptanya demokrasi yang sehat dan baik melalui Forbes Masyarakat Lampung Timur memberikan komitmennya guna menyatukan visi dan misi untuk mewujudkan pemilukada 2020 yang damai, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Sebagai upaya menekan berbagai potensi konflik sosial, hal ini telah kita buktikan dengan berlangsungnya acara deklarasi Pemilukada damai 2020", ungkap Fitri Andi.

Sementara dalam sambutannya ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Lampung Timur yang dibacakan oleh Lailatul Khoiriyah sebagai komisioner Bawaslu Lampung Timur bahwa Penyelenggaraan Pemilukada serentak se-Indonesia di tengah wabah Covid-19 menjadi tantangan baru yang harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya di Lampung Timur.

"Harapannya dengan terselenggaranya acara deklarasi Pemilukada damai 2020 yang diinisiasi oleh Forbes Masyarakat Lampung Timur dapat mengawal jalannya Pemilukada yang akan berlangsung", kata Lailatul.

Sedangkan Bupati Lampung Timur H. Zaiful Bokhari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara deklarasi Pemilukada damai yang diselenggarakan oleh Forbes Masyarakat Lampung Timur.

"Pemilukada yang sebentar lagi akan berlangsung serentak seluruh Indonesia, khususnya Lampung Timur, menjadi momentum memilih Bupati dan wakil Bupati yang berintegritas, siapapun yang akan terpilih tentunya kita harus menghargai hasil tersebut, demi terciptanya Pemilukada yang damai, aman dan kondusif", kata Bupati Zaiful Bokhari.

Selain menandatangani komitmen bersama (MoU) untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif oleh elemen masyarakat dan Forkopimda, acara tersebut juga membacakan ikrar Pemilukada damai yang dipimpin langsung oleh Koordinator Forbes Masyarakat Lampung Timur Fitri Andi.

Berikut point ikrar pada acara deklarasi Pemilukada damai tahun 2020 tersebut.

1. Menjaga keutuhan Negara, persatuan dan kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

2. Mewujudkan situasi kondusif, aman dan damai dalam menyongsong Pemilukada damai Tahun 2020

3. Mensukseskan Pemilukada tahun 2020 yang damai, demokratis dan edukatif dalam rangka mewujudkan kedaulatan pemilih.

4. Tidak melakukan penyebaran ujaran kebencian dan hoax atas dasar sara, intoleransi dan radikalisme yang berdampak kepada disintegrasi masyarakat

5. Mendukung sinergitas dan soliditas TNI-Polri, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat demi terciptanya keamanan yang kondusif di kabupaten Lampung Timur

6. Tunduk dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. ( RZ/WK )***

Wednesday, 26 August 2020

Kejar Target Trans Sumatera, Jokowi Resmikan Tol Pertama Aceh.

Jakarta, ( INDENPERS-MEDIA )----Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proyek ruas tol Sigli-Banda Aceh seksi 4, yaitu ruas Indra Puri-Blangbintang sepanjang 14 kilometer (Km). Ini merupakan tol pertama di Provinsi Aceh, dan merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

"Dengan mengucap Bismillah, jalan tol ruas Sigli Blang Bintang Seksi 4 Indra Puri Blang Bintang hari ini diresmikan," kata Jokowi melalui video conference yang disiarkan langsung Sekretariat Presiden, baru-baru ini.

Jokowi lantas menjelaskan alasannya terus mengebut pembangunan infrastruktur kendati saat ini masih dihadapkan dengan virus corona (Covid-19). Apalagi, saat ini, pembangunan infrastruktur domestik masih tertinggal.

"Kenapa ini kita jalankan? Karena alasan ini dan kita tahu untuk menyambungkan Aceh sampai ke Lampung yang punya memiliki 2.765 km, kita harapkan mendorong pertumbuhan, mendorong pemerataan ekonomi," jelasnya.

Berdasarkan data yang diterima Kepala Negara, keberadaan tol tersebut bisa meningkatkan efisiensi waktu tempuh hingga 53 jam sepanjang koridor pembangunan dan meningkatkan multiplier effect dua hingga tiga kali lipat.

"Ini luar biasa. Kalau ini selesai Insya Allah 2024. Dan juga dihitung ini menyerap tenaga kerja 296.000 lapangan kerja secara langsung untuk 18 ruas yang ada dan saat ini menyerap tenaga kerja 24.700 tenaga kerja," jelasnya.

Jokowi lantas mengapresiasi peran para pemangku kepentingan terkait yang berhasil menyelesaikan ruas tol ini. Menurutnya, pembebasan lahan di Aceh lebih cepat dibandingkan yang lain.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih ke bapak gubernur, bupati seluruh masyarakat di Aceh bahwa pembebasan lahan di Provinsi Aceh ini paling cepat, sepanjang yang saya tahu paling cepat," jelasnya.

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Budi Harto memaparkan bahwa Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 menjadi seksi tol pertama yang diresmikan di Aceh.

Secara keseluruhan, total ruas tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 74 km yang terdiri dari seksi yaitu Seksi 1 Padang Tiji-Seulimun (25 km), Seksi 2 Seulimun - Jantho (6 km), Seksi 3 Jantho - Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri -Blang Bintang (14 km), Seksi 5 Blang Bintang - Kuto Baro (8 km), dan seksi 6 Kuto Baro - Baitussalam (5 km).

Jika telah tersambung sepenuhnya, Tol Sigli - Banda Aceh akan membuka akses darat dari Kota Banda Aceh ke Kota Sigli maupun sebaliknya. Tak hanya itu, keberadaan tol ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan.

"Jika sebelumnya saat melewati jalan nasional perjalanan antar kedua kota mencapai 2-3 jam, dengan hadirnya jalan Tol Sigli - Banda Aceh ini dapat mempersingkat waktu tempuh antar kedua kota menjadi hanya 1 jam saja," tutur Budi Harto.

Ia juga menyampaikan dengan adanya ruas tol ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap perekonomian Provinsi Aceh. Menurutnya, alur distribusi barang dan kendaraan kini dapat dijangkau dengan mudah melalui keberadaan tol tersebut.

"Kita sangat menantikan peresmian Tol Sigli - Banda Aceh seksi 4 ini, karena setelah diresmikan, tol pertama di Provinsi Aceh ini sudah dapat beroperasi secara penuh serta dilintasi oleh masyarakat Aceh dan sekitarnya," kata Budi, yang juga hadir dalam peresmian tersebut. ( RZ/WK )****

Perintah Jokowi, Subsidi Gaji Rp 600.000 Harus Cair Pekan Ini.

Jakarta, ( INDENPERS-MEDIA )----Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan subsidi gaji bagi pekerja swasta akan cair pada pekan ini, sesuai dengan perintah langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Artinya, dalam waktu dekat pekerja swasta anggota BP Jamsostek dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan akan langsung menerima tambahan gaji Rp 600.000 per bulan atau total Rp 2,4 juta selama 4 bulan. Rencana pencairan bantuan dalam dua tahap, atau masing-masing Rp 1,2 juta per dua bulan.

"Pokoknya bapak presiden minta pada minggu ini diluncurkan," ujar Sri Mulyani usai rapat sidang Paripurna, baru-baru ini.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sebelumnya memastikan pencairan dana subsidi gaji bagi peserta BP Jamsostek bergaji Rp 5 juta ke bawah akan cair akhir Agustus.

Otoritas ketenagakerjaan mengakui bahwa terkait proses validasi data penerima yang dilakukan Kemenaker, maka dipastikan pencairan pun akan dilakukan secara bertahap hingga akhir September mendatang.

Kemenaker sendiri telah menerima data rekening 2,5 juta dari total 15,7 juta pekerja calon penerima subsidi upah atau subsidi gaji dari Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.

Sebanyak 2,5 juta peserta ini akan divalidasi selama empat hari sesuai petunjuk teknis. Nantinya, data tersebut akan diteliti serta dilakukan check list untuk mengecek kehati-hatian siapa saja yang berhak menerima bantuan tersebut.

"Kami membutuhkan waktu untuk mengecek kesesuaian data yang disampaikan Dirut BPJS Ketenagakerjaan. Data 2,5 juta itu bukan angka yang sedikit, kami memang mentargetkan bisa ditransfer dimulai akhir Agustus ini, " katanya

Setelah diperoleh kesesuaian data, pihaknya akan menyerahkan data tersebut kepada Kantor Pusat Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk bisa mencairkan uangnya yang akan disalurkan ke bank penyalur yakni bank-bank pemerintah.

"Jadi bank pemerintah dan bank penyalur tersebut nanti akan ditransfer dipindahbukukan ke penerima program subsidi upah atau gaji. Kami merencanakan batch pertama 2,5 juta, mudah-mudahan 2,5 juta itu minimal per minggu sehingga dari 15,7 juta itu datanya bisa masuk datanya pada akhir September 2020, " katanya.

Ida bahkan sempat meminta maaf karena adanya penundaan pemberian subsidi gaji lantaran penyesuaian data. "Kami mohon maaf, butuh waktu dan kehati-hatian untuk menyesuaikan data yang ada," jelasnya. ( RZ/WK )***

Janji Tegas Kapolrestabes Semarang Bagi Siapapun yang Kedapatan Bawa Sajam.

Semarang, ( INDENPERS-MEDIA )-----Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis tidak akan mentolerir pelaku tindak kriminal maupun yang berpotensi melakukannya.

Misalnya yang berpotensi yakni dengan membawa senjata tajam.

"Dalam kesempatan yang baik ini ingin saya katakan, untuk adik saya yang di Kota Semarang, khususnya yang masih muda umur 15 tahun 16 tahun sampai 19 tahun tidak lagi boleh melakukan kegiatan seperti ini.

Apalagi bawa senjata tajam.

Saya dalam kesempatan ini tidak mentolerir.

Bila ada adik-adik saya yang seharusnya bisa belajar dengan baik membawa senjata tajam seperti ini kami akan proses.

Karena akan memberikan perhitungan yang cukup jelas," ujar Auliansyah Lubis, baru-baru ini.

Menurutnya, yang dilakukan itu sudah merujuk pada pertimbangan yang matang.

Sebab, sebelumnya ketika menjumpai mereka yang masih belia melakukan tindak kriminal, misalnya tawuran, maka pihaknya akan memanggil orang tua dan memintanya untuk mendidik. (RZ/WK)***