INDENPRES MEDIA ISTANA

Monday, 2 March 2020

RI Positif Virus Corona, Kemenkeu Tak Punya Strategi Fiskal Baru.

Jakarta.-------- - Kementerian Keuangan belum memiliki strategi fiskal terbaru untuk merespon kasus virus corona (COVID-19) pertama yang muncul di Indonesia pada hari ini. Kemenkeu masih mengandalkan kebijakan insentif fiskal pariwisata sebesar Rp 10,3 triliun yang sudah diumumkan sejak 25 Februari 2020.

“Presiden baru mengumumkan, jadi sampai sekarang belum yang baru untuk kami sampaikan,” kata Pelaksana Tugas Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Arif Baharuddin dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin, 2 Maret 2020.

Wartawan kemudian menanyakan apakah ada stimulus fiskal baru yang diberikan oleh Kemenkeu, selain Rp 10,3 triliun tersebut. Tapi ternyata, Arif menyebut belum ada pembahasan rinci mengenai dua hal tersebut. Namun, Ia memastikan bahwa alokasi fiskal di APBN 2020 masih memiliki ruang yang cukup. Tahun 2020, pemerintah menargetkan defisit anggaran APBN sebesar Rp 307,2 triliun atau 1,76 persen terhadap PDB.

 Target ini masih di bawah batas ketentuan dalam Undang-Undang yang sebesar 3 persen dari PDB. Sehingga, kata Arif, pemerintah masih memiliki ruang jika seandainya defisit anggaran harus diperlebar ketika ada insentif fiskal terbaru.

Meski demikian, sebelum kasus virus corona ini muncul, Arif menyebut pihaknya sudah berdiskusi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia atau APINDO. Sejumlah langkah antisipasi pun, kata dia, sebenarnya sudah disiapkan. “Tapi memang, kami belum bisa sampakan,” kata dia.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengakui bahwa sudah ada kasus positif virus Corona di Indonesia. Jokowi menyebut dua orang warga negara Indonesia (WNI) yang ini tertular dari warga negara Jepang yang positif Corona, kemudian bertandang ke Indonesia beberapa waktu lalu.

"Ibu dan putrinya, dua orang itu di indonesia. Sudah di rumah sakit. Si ibu usia 64 tahun dan anaknya umur 31 tahun," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 2 Maret 2020. Kendati sudah ada kasus Corona di Indonesia, kata Jokowi, pemerintah sudah sangat siap menghadapinya.(RZ/WK )****

Dapat Ucapan Selamat dari Jokowi, Muhyiddin: Kagum dengan Kejayaan Bapak "Ini hubungan yang agak amat istimewa, karena kita selalu disebutkan serumpun bangsa," kata Muhyiddin


Jakarta.----- - Perdana Menteri Malaysia kedelapan yang baru saja dilantik, Tan Sri Muhyiddin Yassin mendapat ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Ucapan itu dibalas dengan pujian Muhyiddin yang kagum kepada pencapaian Jokowi sebagai Presiden.

Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Muhyiddin melalui sambungan telepon. Video percakapan keduanya diunggah oleh Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman.

Pada awal percakapan, Muhyiddin memperkenalkan diri kepada Jokowi sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru. Jokowi kemudian mengucapkan selamat.

"Atas nama bangsa Indonesia saya mengucapkan selamat atas pelantikan yang amat terhormat bapak Tan Sri Muhyiddin Yassin oleh Yang di Pertuan Agong sebagai Perdana Menteri Malaysia Kedelapan," ucap Jokowi.

Ia melanjutkan, "Pemerintah Indonesia siap bekerja sama dengan pemerintahan yang amat terhormat Tan Sri Muhyiddin yang memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang sudah terjalin baik selama ini".

Muhyiddin mengucapkan terima kasih atas ucapan yang diberikan Jokowi kepadanya. Ia juga menanggapi ajakan Jokowi untuk tetap memperkokoh hubungan bilateral dua negara ini.

Percakapan Jokowi dan Muhyiddin dalam sambungan telepon.
"Ini hubungan yang agak amat istimewa, karena kita selalu disebutkan serumpun bangsa, dan kami amat menghargai segala usaha yang bapak lakukan," kata Muhyiddin sambil melihat ke arah ponsel yang dipegangnya.

Perdana Menteri Malaysia yang menggantikan Mahathir Mohamad ini mengaku kagum dan menyebut pemerintahan Jokowi bersama Ma'ruf Amin istimewa.


"Malahan kagum dengan kejayaan bapak sejak memimpin yang terbaru ini pencapaian 100 hari, yang saya ikuti, dengan Pak Ma'ruf Amin ini agak istimewa juga. Tentunya seluruh warga Indonesia bersuka cita," ujarnya.

Muhyiddin siap menyambut sikap nyata pemerintah Indonesia untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Malaysia.

"Selanjutnya, saya mengundang yang amat terhormat Tan Sri untuk berkunjung ke Indonesia," kata Jokowi.

Pelantikan Muhyiddin Jadi Perdana Menteri.

Tan Sri Muhyiddin Yassin resmi menjadi Perdana Menteri Malaysia menggantikan Mahathir Mohamad, Sabtu (29/2/2020). Dia ditunjuk Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.


Muhyiddin Yassin ditunjuk menjadi Perdana Menteri Malaysia yang baru. (Foto: AFP)
Raja Malaysia membolehkan Muhyiddin Yassin yang merupakan Presiden Partai Pribumi Malaysia Bersatu (Bersatu) itu dilantik.

Dalam pernyataan pers pejabat Istana Negara atau Datuk Pengelola Bijaya Diraja, Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin di Kuala Lumpur mengatakan baginda berpandangan Muhyiddin mendapat kepercayaan mayoritas anggota parlemen.

Keputusan tersebut diperoleh setelah ketua-ketua partai politik dan anggota parlemen atau dewan rakyat secara bebas mengemukakan nama-nama calon perdana menteri kepada Yang di-Pertuan Agong.

"Sehubungan dengan itu, Seri Paduka Baginda telah berkenan melantik Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri selaras Pasal 40 (2)(a) dan Pasal 43 (2) (a) Perlembagaan Persekutuan (Undang-Undang Federal)," katanya.(RZ/WK )*****

Dua Pasien Positif Corona Dirawat di RSPI Sulianti Saroso.


Jakarta.------- -- Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif virus corona (Covid-19) saat ini dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Terawan mengatakan saat ini pihak rumah sakit mengisolasi pasien di ruang khusus yang tidak ada kontak langsung dengan orang lain.

"Sehingga setelah itu kita dapat orangnya kita periksa di RS Pusat Penyakit Infeksi Sulianti Suroso. Supaya tidak salah orang menerjemahkan. Jadi dia ada di ruang khusus tidak terkontak dengan yang lain," ujar Terawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3).

Dua orang yang terindikasi positif virus corona itu, kata Terawan, membuktikan bahwa pemerintah serius mengawal penyebaran virus corona di dalam negeri.

"Itu menunjukkan bahwa kita ini serius. Kalau negarif, ya negatif. Positif ya positif. Enggak ada kita nyembunyiin (informasi corona)," kata Terawan.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menyebut dua WNI sempat berkontak dengan seorang warga negara Jepang yang positif virus corona. Keduanya ikut terpapar virus tersebut.

"Ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia. Dicek di sana ternyata positif Corona. Tim di Indonesia langsung menelusuri," kata Jokowi.

Penelusuran itu, kata Jokowi, dilakukan terhadap siapa saja yang ditemui oleh orang Jepang itu serta lokasi pertemuannya.

"Ternyata orang yang telah terkena Virus Corona ini berhubungan dengan dua orang, seorang ibu yang umurnya 64 tahun, dan putrinya 31 tahun," tutur Jokowi.

"Dicek dan tadi pagi saya mendapat laporan dari Pak Menkes [Terawan] bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," katanya.

"Di Indonesia. Sudah di rumah sakit," kata Jokowi menambahkan.(RZ/WK)*****

Dua WNI d Indonesia yang positif virus corona sempat kontak dengan warga negara Jepang. Keduanya sudah dirawat di rumah sakit.


Jakarta.-------Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan ada dua warga negara Indonesia (WNI) yang terjangkit virus corona. Kedua WNI tersebut diketahui sempat kontak dengan warga negara Jepang berusia 41 tahun yang dinyatakan positif virus corona di Malaysia.

Jokowi mengatakan, keduanya merupakan seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya 31 tahun. “Dicek tadi pagi, saya dapat laporan dari Pak Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto) bahwa ibu ini dan putrinya positif corona,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3).

Kedua WNI yang terkena virus corona tersebut telah berada di rumah sakit. Mereka juga sudah mendapatkan perawatan supaya bisa kembali sehat.

Ia meminta masyarakat tak panik terkait hal ini. Sebab, pemerintah telah melakukan berbagai persiapan dalam mengantisipasi maupun menangani kasus tersebut.

Jokowi mengatakan, sudah ada lebih dari 100 rumah sakit yang memiliki ruang isolasi dengan standar yang baik. Peralatan yang dimiliki Indonesia pun sudah berstandar internasional.

Selain itu, Indonesia telah memiliki reagen yang cukup untuk mendeteksi virus corona. Sudah ada tim gabungan TNI, Polri dan sipil yang khusus menangani persoalan tersebut.

Pemerintah juga menerapkan standar operasional prosedur (SOP) berstandar internasional dalam menangani kasus tersebut. “Kami juga miliki anggaran dan sudah diprioritaskan. Karena kalau tidak serius, ini sangat berbahaya karena penyakit ini perlu kita waspadai,” kata Jokowi.(RZ/WK)****



Sunday, 1 March 2020

Profil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin.

Malaysia.-------Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah resmi mengangkat Muhyiddin Yassin Perdana Menteri Malaysia kedelapan Malaysia.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Rumah Tangga dan Keluarga Kerajaan, Ahmad Fadil Shamsuddin, belum lama ini.

Penunjukan Muhyiddin sebagai PM Malaysia tak lepas dari pertemuan Agong dengan seluruh parlemen Malaysia yang memegang mayoritas di lembaga legislatif.

"Karena itu, raja sudah memutuskan Muhyiddin sebagai PM Malaysia sejalan dengan Artikel 40(2)(a) dan 43(2)(a) Konstitusi Federal," jelas Fadil.

Rencananya Muhyiddin akan dilantik sebagai perdana menteri pada Minggu (1/3/2020) di Istana Negara pukul 10.30 waktu setempat.


Sosok Muhyiddin Yassin

Dilahirkan pada 15 Mei 1947, politisi berusia 72 tahun itu merupakan Presiden Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu).

Mothership (29/2/2020) memberitakan, Muhyiddin sempat bekerja di berbagai perusahaan milik negara.

Lulusan Universitas Malaya itu kemudian memasuki arena politik pada 1978 sebagai anggota parlemen untuk Pagoh, Johor melalui Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO).

Selanjutnya Muhyiddin sempat mengemban sejumlah jabatan penting di partai tersebut, termasuk Wakil Presiden UMNO.

Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Besar (Ketua Menteri) Negara Bagian Johor dari 1986 hingga 1995, di bawah pemerintahan Mahathir.


Pada periode-periode selanjutnya, Muhyiddin menempati pos kabinet pemerintah, yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen, Menteri Pertanian dan Industri, dan Menteri Internasional Perdagangan dan Industri.

Pada masa kepimimpinan Najib Razak, ia sempat menempati jabatan sebagai Menteri Pendidikan.

Kebijakan

Salah satu kebijakan Muhyiddin adalah mengakhiri penggunaan bahasa Inggris untuk mengajar Matematika dan Sains, seperti diberitakan oleh The Guardian (10/7/2009).

Menurutnya, Sains dan Matematika perlu diajarkan dalam bahasa yang mudah dipahami oleh siswa, yaitu Bahasa Melayu di sekolah nasional, Bahasa Mandarin di sekolah China, dan Tamil di sekolah Tamil.

Masih di masa pemerintahan Najib, Muhyiddin bahkan diangkat menjadi Wakil Perdana Menteri Malaysia selama 6 tahun (2009-2015), dilansir dari Nikkei Asian Review (29/2/2020)

Namun, ia diberhentikan tak lama setelah secara terbuka meminta Najib menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan dana perusahaan pengelola investasi dana negara 1 Malaysia Development Berhad (1MDB).

Setelah pemecatan itu, ia keluar dari UMNO dan membentuk Partai Bersatu bersama dengan Mahathir.

Kemenangan dalam pemilu 2018 mengantarkannya sebagai Menteri Dalam Negeri Malaysia, di bawah pemerintahan Mahathir yang bertanggung jawab atas keamanan dalam negeri.(RZ/WK)****

Titah Khusus Jokowi ke Tito Karnavian: Ingatkan Anies dkk


Jakarta.--------- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan 'titah' khusus kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam upaya Indonesia memitigasi dampak corona virus (COVID-19) terhadap perekonomian nasional.

Instruksi yang diberikan Jokowi disampaikan saat memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan dampak virus COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, belum lama ini.

"Untuk Mendagri, kami ingatkan agar diingatkan kepada gubernur, bupati, wali kota agar segera realisasikan belanja APBD di daerah masing masing," katanya.

"Pastikan mengenai percepatan pencairan dana desa. Saya tahu beberapa sudah sampai di desa. Tapi segera dorong mereka agar belanja sesuai rencana yang sudah mereka miliki," jelasnya.

Jokowi juga meminta program perlindungan sosial segera dieksekusi baik itu Program Keluarga Harapan (PKH), hingga bantuan sosial lainnya seperti program Cash for Work yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Saya minta agar insentif dan upaya mendorong ekonomi dilakukan secara bersamaan dan saling dukung mendukung," jelasnya.


Pada kesempatan berbeda, Jokowi juga memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Investasi 2020 di Grand Ballroom Ritz Carlton. Jokowi bicara soal dana APBD yang masih banyak mengendap di bank.

"Hadir Gubernur dan Walikota , Perlu diperingatkan Oktober-November 2019 lalu, uang yang berada di bank-bank daerah di mana APBD disimpan masih ada Rp 220 triliun," kata Jokowi.

"Sehingga tak banyak mempengaruhi ekonomi daerah. Besar sekali angka ini, memang turun di Desember akhir, sehingga tinggal Rp 110 triliun, ini juga masih angka besar," imbuhnya.

Ia meminta agar dana tersebut bisa dihabiskan dan beredar di masyarakat. Sehingga, sambung Presiden, akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.

"Gubernur sampai Bupati harus sadar soal ini Jangan sampai dinas keuangan menyimpan banyak uang, jangan sampai terulang di 2020," tegas Jokowi.

Pada rakor tersebut, hadir Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil sampai kepala daerah lainnya.(RZ/WK.)******

Kronologi Penyakit Misterius Paus Fransiskus di Tengah Wabah Virus Corona.

Vatikan ----------- Paus Fransiskus sedang disorot karena membatalkan acara keagamaan karena penyakit yang dideritanya.

Penyakit Paus Fransiskus menjadi sorotan karena terjadi saat Italia (di mana Vatikan menjadi negara enklave di dalamnya) tengah diserang Virus Corona, dengan 650 kasus positif dan 21 kematian --menjadikannya sebagai yang terbanyak di Eropa.

Hingga Jumat kemarin, Paus Fransiskus masih sakit flu dan membatalkan acara, belum lama ini.

Bila melihat kronologinya, kabar sakit Paus Fransiskus terungkap ketika batal menghadiri misa di Roma karena merasa sedikit tidak enak badan pada Kamis, 27 Februari. Paus Fransiskus pun memutuskan agar menetap di hotel Santa Marta, Vatikan.

Paus Fransikus sebetulnya sudah tampak flu pada Rabu, 26 Februari lalu. Saat itu, Paus Fransiskus sedang mengisi Rabu Abu di Basilica of Santa Sabina di Roma.

Paus Fransiskus terlihat kamera sedang pilek dan mengusap wajahnya dengan sapu tangan putih.

Pada Jumat, 28 Februari, Paus Fransiskus masih dilaporkan sakit. Ia akhirnya membatalkan audiensi resmi karena terserang flu.

Paus Fransiskus yang berusia 83 tahun memiliki rekam jejak kesehatan yang baik selama hidupnya. Namun, ia kehilangan bagian paru-parunya ketika masih muda akibat penyakit pernapasan.

Italia memiliki jumlah penderita Virus Corona yang terbanyak di Virus Corona, yakni 889 pasien dan 21 orang meninggal dunia.

The Local Italia melaporkan Mayoritas korban meninggal adalah lansia di atas 80 tahun, beberapa memiliki kondisi seperti kanker. Mayoritas kasus terjadi di wilayah Lombardia.

Wabah Virus Corona telah mencapai "titik yang menentukan" dan memiliki "potensi pandemi", kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia Dr Tedros Ghebreyesu.

Iran dan Italia telah menjadi pusat infeksi utama, dengan orang-orang yang bepergian dari sana menyebarkan virus lebih jauh lagi.

Beberapa pejabat tinggi Iran telah terinfeksi, bahkan yang terakhir adalah Wakil Presiden untuk Urusan Wanita dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar.

"Itulah yang terjadi di seluruh dunia yang sekarang menjadi perhatian terbesar kami," kata Dr. Tedros.

Secara global, lebih dari 80.000 orang di hampir 50 negara telah terinfeksi. Hampir 2.800 telah meninggal, mayoritas di provinsi Hubei China.

Sementara itu pasar saham di seluruh dunia telah turun tajam di tengah kekhawatiran bahwa peningkatan pembatasan perjalanan akan mencegah aktivitas bisnis.(RZ/WK )*****