Thursday, 30 July 2015
Pemeriksaan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Seperti Calon Presiden
Semarang,
Tahapan pemeriksaan bagi para calon wali kota dan wakil wali kota Semarang sesuai dengan pemeriksaan tes kesehatan untuk calon presiden . Ada sembilan tahap pemeriksaan, masing-masing 2 jam 30 menit yang harus dilalui tiga pasangan tersebut.
Untuk pemeriksaan kesehatan para calon, dari IDI ( Ikatan Dokter Indonesia ) Kota Semarang menunjuk sembilan dokter spesialis. Hasil test kesehatan keluar sekitar 2 sampai 3 hari mendatang. Hasilnya diserahkan langsung ke KPU Kota Semarang.
Pemeriksaan meliputi penyakit dalam, syaraf, mata, gigi, telinga, hingga radiologi. Khusus untuk Hevearita Gunaryanto Rahayu yang merupakan satu-satunya perempuan, ada pemeriksaan tambahan adalah pap smear.
Dalam konteks pemeriksaan kesehatan kandidat IDI Kota Semarang bekerja secara profesional. Posisi hanya menyarankan, memberi masukan, dan memberi usulan kepada KPU, terkait kondisi kesehatan para calon wali kota dan wakil wali kota semarang.
Semua keputusan mengenai lolos atau tidaknya calon ada di tangan KPU Kota Semarang.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua IDI Kota Semarang, dr Elang Sumambar dan juga menyatakan tahapan tes kesehatan pada hari Kamis tanggal 30 Juni 2015 untuk pemeriksaan kesehatan rohani yang dilakukan di Rumah sakit Jiwa Daerah ( RSJD ) dr Amino Gondohutomo Semarang.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono menyatakan,, hasil tes akan menentukan proses verifikasi lolos atau tidaknya bakal calon tersebut. Dijelaskan pula oleh Henry hasil tidak kompatibel atau tidak bisa menjalankan tugas jadi wali kota Semarang. Nanti lihat secara spesifik.****
Pemeriksaan Kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Kota Semarang seperti Calon Presiden.
Semarang,
Tahapan pemeriksaan bagi calon wali kota dan wakil wali kota Semarang sesuai dengan pemeriksaan kesehatan untuk calon presiden. Ada sembilan tahap pemeriksaan, masing-masing selama 2 jam 30 menit yang harus dilalui tiga pasangan tersebut dalam pemeriksaan jasmani.
Untuk pemeriksaan kesehatan para calon IDI ( Ikatan Dokter Indonesia ) Kota Semarang menunjuk sembilan dokter spesialis.Hasil test kesehatan keluar sekitar 2 sampai 3 hari mendatang. Hasilnya diserahkan langsung ke KPU Kota Semarang.
Pemeriksaan meliputi penyakit dalam, syaraf, mata,gigi,telinga radiologi. Dan khusus untuk Hevearita Gunaryanto
Wednesday, 29 July 2015
Muncul Calon Boneka di Pilkada 2015.
Semarang,
Sebanyak 21 kabupaten/ kota di Jawa Tengah telah merampungkan masa pendaftaran calon bupati/ wali kota wakil bupati/wakil wali kota. Setelah melalui serangkaian verifikasi dan tes, mereka yang lolos akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah Langsung ( Pilkada ) yang serentak berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.
Sedangkan beberapa kabupaten/ kota yang awalnya dikhawatirkan mengalami persoalan serupa dengan Purbalingga, akhirnya terselesaikan. Setelah ada pasangan calon lain yang mendaftar, yang termasuk yang datang ke KPU pada detik terakhir.
Sepi kandidat di daerah-daerah yang peta kekuatan politik antar partai tidak berimbang, atau di wilayah dengan petahana sangat populis, menjadi hal baru pada perhelatan Pilkada kali ini.
Menurut ketentuan, Pilkada harus diikuti lebih dari satu pasangan calon.Bila hanya ada satu kandidat, maka pendaftaran diundur tiga hari. Dan bila tidak juga ada tambahan calon, maka pelaksanaan Pilkada akan diundur setahun kemudian.
Hanya Kabupaten Purbalingga yang masih menyiakan persoalan.Hingga pendaftaran ditutup pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2015 pada jam 16,00 WIB, cuma ada satu pasangan saja calon, H Tasdi- Dyah Hayuning Pratiwi diusung oleh PDIP-P, Gerindra, PAN, PKS dan Nasdem yang mendaftarkan diri sebagai calon bupati- wakil bupati.
Fenomena, bisa saja karena makin banyak orang yang mulai berpikir ralistis dan ogah membuang energi untuk sekedar menjadi penggembira. Bila secara matematis hanya orang tertentu yang akan terpilih, pemilik syahwat besar kekuasaan pun memilih munur. Segala rayuan yang mungkin ditawarkan oleh partai politik pun tak lagi mempan.
Hanya saja, di tengah munculnya sikap realistis ini, perlu mewaspadai " calon boneka " yang sengaja didorong untuk maju. Tujuannya, agar Pilkada bisa dilangsungkan sesuai jadwal. Dan bila ini terjadi, sudah bisa dipastikan pelaksanaan Pilkada hanyalah dagelan saja dan secara subtantif tak ubahnya dengan pelaksanaan Pemilu negara-negara totaliteer'
Karena, ketika ada orang kuat u Purbalingga yang didukung Parpol kuat, siapa pun akan berpikir dua kali untuk mendaftar ke KPU dan kemudian bersaing saat pencoblosan pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.
Bukankah punya tradisi yang arif, yakni bila calon kepala desa hanya satu, maka harus melawan kotak kosong oada saat pencoblosan. Dan si calon bisa terpilih bila dalam perhitungan berhasil menang melawan kotak kosong.
Karena itu, belajar dari pengalaman sepi kandidat dan segala kemungkinan mengenai " calon boneka",tidak ada salahnya bila mulai memikirkan merivisi Undang-Undang dengan memberikan peluang bagi calon tunggal di ajang Pilkada mendatang.
Bukankah hal demikian adalah esensi dari demokrasi prosedural yang sekarang dianut ?
Memberikan peluamg bagi kotak kosong untuk mengikuti Pilkada, bukankah bentuk pengakuan terhadap Golput. Tapi, memberikan kepastian, bahwa calon tersebut benar-benar layak memimpin desa, kabupaten/ wali kota, provinsi atau negara,karena dikehendaki mayoritas warga wilayahnya.****
Para Kandidat Pilwakot Semarang Jalani Pemeriksaan Kesehatan.
Semarang,
Para bakal calon wali kota/ wakil wali kota Semarang menjalani pemeriksaan kesehatan setelah mereka mendaftarkan diri. Dan KPU Kota Semarang menjabwalkan, pemeriksaan keseharan dilaksanakan pada tanggal 29-o7-2015.
Para kandidat juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan rohani yang dijadwalkan di Rumah Sakit Jiwa Daerah ( RSJD) Amino Gondohutomo semarang pada hari Kamis ( 30/7). Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono. Dijelaskan pula oleh Henry bahwa, para kandidat akan menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Kota Semarang.
Henry bersyukur selama tiga hari pendaftaran ada lebih dari satu pasang kandidat yang mendaftar sehingga Pilwakot Semarang 2015 bisa dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015 sesuai dengan yang sudah dijadwalkan. Dan seluruh persyaratan pendaftaran calon secara umumnya semuanya sudah lengkap dan tinggal satu diverikasi. Yang belum lengkap diminta untuk segera melengkapi sebelum batas waktu tanggal 2 Agustus 2015 mendatang.
Sementara itu, PPP terpecah, DPC Kota Semarang kubu Djan Farid yang dipimpin oleh M Yuslam mendukung Hendi-Ita, sedangkan DPP Kota Semarang versi Romahurmuziy pimpinan Tafrikhan Marzuki mendukung Sigit-Agus. Oleh karena itu terjadi perpecahan peta dukungan, PPP tidak bisa menjadi partai pengusung pada Pilwakot Semarang 2015 sebagaimana partai-partai politik lain, melainkan hanya sebagai parpol pendukung.
Pendaftaran bskl calon wali kota dan wakil wali kota Semarang berlangung selama tiga hari, mulai tanggal 26 sampai tanggal 28 Juli 2015 dan sampai sekarang ini sudah ada tiga pasangan bakal calon yang resmi mendaftar. Pasangan pertama adalah Soemarmo HS-Zuber Safawi diusung oleh Koalisi Bangkit Sejahtera ( PKS-PKB ) yang mendaftar pertama pada hari Minggu tanggal 26 Juli 2015. Pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono- Agus Sutyoso diusung oleh Partai Garindra, PAN, dan Golkar yang mendaftarkan diri pada hari kedua pendaftaran pada hari Senin tanggal 27 Juli 2015.Pada hari terakhir pendaftaran pasangan Hendrar Pihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu ( Hendi - Ita ) resmi mendaftar diusung oleh PDIP, Demokrat dan Nasdem.***
Tuesday, 28 July 2015
Kandidat Incumbent Hendrar Prihadi Mendaftar Di KPU Pada Hari Terakhir, Selasa 28/7.
Semarang,
Puluhan rubu orang mengiringi pendaftaran pasangan bakal calon wali kota Semarang, Hendrar Prihadi, dan wakilnya, Hevearita Gunaryanti. Pasangan yang diusung PDIP, Demokrat, dan Nasdem.itu memulai iring-iringan ari posko di Jalan Sriwijaya-Jalan Veteran - Lapangan Garnisun- Tugu Muda- kantor KPU Semarang.
Hendi-Ita naik dalam satu beni, sementara pengurus partai pendukung, yaitu PDIP, Demokrat dan Nasdem juga naik bendi yang berjalan beriring-iringan hingga ke kantor KPU Kota Semarang di Gedung Pandanaran kawasan Tugu Muda. Puluhan ribu menyanyikan lagu Indonesia di halaman Gedung Pandanaran saat Hendi-Ita hendak mauk ke kantor KPU.
Pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Semarang memacetkan Jalan di kota Semarang. Pesertanya konvoi puluhan ribu orang, mulai dari rombongan pembawa bendera, drumband, komunitas Vespa, RX KIng, Harley Davidson, dan lainnya.
Hendi mengatakan, bahwa sudah menyiapkan tim sukses untuk menggalang dukungan dan sosialisasi di masyarakat. Hendi juga mengaku semakin mantap dengan pasangan wakilnya Ita. Ketua DPC PDIP Kota Semarang itu bahkan menyebut Ita sebagai sosok yang luwes dalam perencanaan program kerja.
Dikatakan oleh Hendi ternyata berpasangan dengan perempuan itu lebih taktis dan efisien. Contohnya, kelompok ibu-ibu pasti lebih luwes bila didatangi oleh Ibu Ita. Jadi nantinya pembagian tugas sudah jelas. Ita pun buru-buru menimpali, akan meneruskan program wanita yang sudah ada akan menjadikan prioritas.
Pada saat Ketua KPU Kota Semarang Henry menanyakan tentang surat rekomendasi dari DPP PDIP yang ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati kok tidak ada dalam berkas perlengkapan.
Juliari Batubara pun buru-buru menjelaskan kepada petugas KPU bila ada miskomunikasi.Dan memerintahkan kepada pengurus PDIP mengambil surat rekomendasi tersebut untuk diserahkan ke KPU Kota Semarang saat itu juga.
Salah satu pengurus PDIP Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang Kadarlusman yang terlihat panik kemudian setengah berlari ke luar dan mengambil surat rekomendasi terebut. Ketua Tim Pemenangan Hendi-Ita, Supriyadi sempat kesal sekaligus panik. Tidak diketahui pati dimana " surat sakti " dari Megawati itu tersimpan. Kadarlusman baru kembali ke kantor KPU Kota Semarang sejam kemudian.
Para pengurus DPC PDIP Kota Semarang pun sebagian terlihat panik dan bingung,tak terkecuali Sekretaris DPC PDIP Kadarlusman. Saat itu, surat rekomendasi yang disertakan dalam kelengkapan berkas ditandatangani oleh Ketua DPD PDIPm Bambang DH dan Sekjen Hasto Kristanto.
Sementara itu,Henry Wahyono mengatakan sesuai peraturan KPU, rekomendasi dari partai harus ditandatangani oleh ketua umum. Namun sekretaris dari DPC Kota Semarang justru membawa berkas yang salah. Dikatakan oleh Henry bahwa, tadi yang diserahkan bukan ari ketua umum DPP PDIP Megawati, makanya dipertanyakan. ********
Monday, 27 July 2015
Loloskah Soemarmo Di KPU Untuk Mengikuti Dalam Pilwakot 2015 Semarang.
Semarang,
Tiga tokoh yang berebut posisi wali kota Semarang, Hendrar Prihadi, Sigit Ibnu Nugroho dan Soemarmo Hadi Saputro, dari ketiga kandidat tersebut, baru Soemarmo yang resmi mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Semarang ke Komisi Pemilihan Umum ( KPU )kota Semarang, pada hari Minggu tanggal 26 Juli 2015.
Soemarmo didampingi oleh wakil wali kota Semarang, Zuber Syafawi, pengurus DPP PKS Pusat yang juga anggauta DPR RI periode tahun 2004-2014. Kedua kandidat yang mendaftar lewat koalisi PKB-PKS tersebut datang sekitar jam 10.30 diiringi oleh rombongan barongsai. Turut terlihat mendampingi KetuaDPC PKB Kota Semarang, Teguh Widodo dan Ketua DPD PKS Kota Semarang, Agung Budi Margono.
Mantan wali kota Semarang Soemarmo HS, mendatangi kantor KPU Kota Semarang di Gedung Pandanaran Lantai V Kawasan Tugu Muda Semarang. Untuk memastikan diri maju Pemilihan Wali Kota Semarang ( Pilwakot) Semarang pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.
Mereka ditemui oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono, beserta para anggauta KPU. Kepada Henry, pasangan calon yang menyebut nama koalisinya sebagai " Bangkit Sejahtera " itu menyerahkan sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.
Henry menjelaskan, pada pendaftaran tersebut, Soemarmo belum memenuhi enan persyaratan, termasuk pengumuman status sebagai mantan narapidana.Lima persyaratan lain tersebut, yaitu tanda bukti tidak punya tunggakan pajak dari kantor pelayanan pajak, naskah visi misi program, daftar tim kampanye tingkat kota dan kecamatan yang menyatakan Soemarmo bukan pelaku kejahatan berulang.
Dikatakan pula oleh Henry sebagai seorang mantan terpidana maka lebih dahulu harus mengumumkan bila dirinya adalah terpidana. Pengumuman itu harus terbuat di surat kabar lokal atau nasional.
Henry juga menyatakan mereka diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang isinya bersedia melengkapi persyaratan sebelum masa perbaikan, yang terakhir pada tanggal 9 Agustus 2015 mendatang.
Sementara Zuber juga masih kurang sembilan persyaratan, yaitu surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilihnya, Surat keterangan tidak sedang memiliki tanggungan hutang, Surat tanda terima penyerahan laporan kekayaan harta penyelenggara negara ( LKHPN ), surat keterangan tidak sedang pailit, surat pemberitahuan pajak terhutang ( SPPT ) tahunan, naskah visi misi program, daftar tim kampanye, dan rekening dana khusus kampanye.
Soemarmo menyatakan secara tegas, maju pada bursa pencalonan wali kota Semarang itu melanjutkan program-program yang digagasnya' Dikarenakan program tersebut belum tuntas sama sekali, diantara lain program jalan lingkar utara, Polder Banger yang belum tertangani
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Semarang, Agung Budi Margono mengangggap bila Soemarmo sudah memiliki iktikad baik karena taat hukum. Soemarmo sudah bersedia mengumumkan statusnya sebagai mantan narapidana korupsi. Dan juga Soemarmo sudah menyatakan komitmennya untuk selalu taat pada hukum dan aturan.
Ketua DPC PKB Kota Semarang, Teguh Widodo menyatakan, Kini Soemarmo telah menjadi kader partainya.Yang bisa menghadapi calon petahana adalah petahana.
Sementara itu, pendamping Soemarmo, Zuber Syafawi tidak banyak komentar. Hanya menyatakan bahwa dirinya diajak oleh Soemarmo saja. Dijelaskan pula oleh Zuber ingin berjuang untuk masyarakat kota Semarang.
.
Subscribe to:
Posts (Atom)